Berita Terkait
Banyuwangi (ANTARA News) - Satu anak balita meninggal dunia dan empat orang lainnya terluka setelah sebuah mobil travel yang mereka tumpangi menabrak truk tronton di Jalan Raya Situbondo, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Senin.

Identitas balita malang itu belum diketahui, sedangkan empat korban terluka diketahui sebagai Emi (51), Antok Hariyono (50) dan Fanny (25), ketiganya berasal dari Surabaya, serta Rendra Wardhana (22) berasal dari Gresik.

Menurut saksi mata yang juga kernet truk, Ahmad Yuldan, mobil minibus travel "Sakura" jurusan Surabaya-Denpasar yang bernomor polisi DK 9012 WF melaju kencang dari arah Surabaya dan menabrak truk tronton yang sedang di parkir di tepi Jalan Raya Situbondo.

"Kecelakaan tersebut terjadi pada dini hari sekitar pukul 02.30 WIB dan satu korban yang masih balita meninggal di lokasi kejadian," tuturnya.

Menurut dia, truk tronton dengan nomor polisi DK 9389 JZ yang ada badan jalan itu mogok sejak Minggu (12/2) malam karena as roda patah, dan di sekitanya telah dipasangi sejumlah rambu peringatan.

"Kami sudah memasang tanda dengan lampu dan beberapa kursi di sekitar truk untuk memberi aba-aba, agar pengendara berhati-hati saat melewati jalan itu," katanya menjelaskan.

Korban kecelakaan yang mengalami luka-luka dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Blambangan Banyuwangi.

Dokter jaga Unit Gawat Darurat RSUD Blambangan, dr Vindra Ferdian, mengatakan, korban kecelakaan minibus yang menabrak truk mengalami cedera di bagian otak dan patah tulang di bagian kaki dan tangan.

"Balita yang meninggal masih belum diketahui identitasnya dan jenazahnya masih berada di kamar mayat RSUD Blambangan," tuturnya.

Sementara Kepala Unit Kecelakaan Satlantas Polres Banyuwangi Ipda Mujiono mengatakan kecelakaan itu terjadi di area "black spot" atau rawan kecelakaan dan masih dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Polisi sudah berada di lokasi untuk olah TKP dan sopir travel Sakura yang bernama Edy Haryanto masih diperiksa untuk mengetahui penyebab kecelakaan itu," katanya.

(ANTARA)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar