Lestarikan alam, mahasiswa tanam terumbu karang
Senin, 13 Februari 2012 16:07 WIB | 1593 Views
Kelompok Diving (selam) dan penyelamat terumbu karang Universitas Bung Hatta (UBH) dan Institut Teknologi Padang (ITP), mengikatkan bibit terumbu karang pada jaring untuk dibudidayakan di Pantai Nirwana Padang, Sumbar, Minggu (12/2). (FOTO ANTARA/Arif Pribadi)
Berita Terkait
Padang (ANTARA News) - Mahasiswa dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) "Diving Proklamator" Universitas Bung Hatta (UBH) dan Diving Engginering Institut Teknologi Padang (ITP), Sumatera Barat, menanam terumbu karang di tepi Pantai Nirwana Padang.
"Aksi penanaman karang tersebut menggunanakan metode transplantasi, yakni upaya pencangkokan atau pemotongan karang hidup untuk ditanam di tempat lain atau di tempat yang karangnya telah rusak sebagai upaya rehabilitasi," kata Koordinator aksi penanaman, Wahyuni Rahmadani, di Padang, Senin.
Dia menjelaskan, saat ini transplantasi karang juga telah dikembangkan lebih jauh untuk mendukung pemanfaatan yang berkelanjutan.
Bentuk pemanfaatan transplantasi karang antara lain untuk mengembalikan fungsi ekosistem karang yang rusak sehingga dapat mendukung ketersediaan jumlah populasi ikan karang di alam.
"Transplantasi karang juga dimanfaatkan untuk membuat lokasi penyelaman (dive spot) menjadi lebih indah dan menarik sehingga dapat mendorong kenaikan jumlah wisatawan," katanya.
Selain itu, transplantasi karang juga dimanfaatkan untuk memperbanyak jumlah indukan dan anakan karang yang laku dipasarkan sehingga dapat mendukung perdagangan karang hias, sesuai peraturan yang berlaku.
Menurut dia, transplantasi dilakukan dengan menempuh beberapa tahap di antaranya persiapan, pelaksanaan dan monitoring kegiatan.
Pada tahap persiapan, dilakukan pembuatan substrat transplantasi yang terdiri dari adonan semen, batu dan pasir (cor) yang dicetak pada cetakan yang terbuat dari pipa paralon yang berdiameter 8 dan 5 inci kemudian memberi label (tagging) pada substrat tersebut untuk memudahkan pemantauan.
"Kali ini subtrat, meja dan labelnya sengaja kami beri warna serba merah muda atau pink, karena bulan Februari bagi sebagian muda mudi identik dengan warna pink dan aksi tersebut salah satu bagian dari kampanye akan pentingnya terumbu karang bagi kehidupan ikan-ikan di laut," tambahnya.
Dikatakannya, sebagian orang memperingati hari kasih sayang dengan teman, orangtua serta kekasih mereka, namun bagi UKM Proklamator UBH dan Engginering Diving ITP mengaplikasikan dengan mewujudkan kasih sayang terhadap terumbu karang.
Di pantai Taman Nirwana sudah ada sekitar 500 bibit yang di tanam dan di Pulau Pasumpahan sudah lebih dari 5.000-an bibit yang sekali tiga bulan dilakukan monitoring.
(KR-IWY/S023)
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com