Survei CSIS: Demokrat partai paling banyak dukungan
Senin, 13 Februari 2012 16:32 WIB | 1429 Views
Jakarta (ANTARA News) - Survei yang dilakukan Centre for Strategic and Internasional Studies (CSIS) masih menempatkan Partai Demokrat sebagai partai paling banyak mendapat dukungan masyarakat, meskipun dukungannya merosot 8,25 persen.
"Berbeda dengan berbagai hasil survei yang muncul belakangan ini, survei CSIS menunjukkan partai lain belum berhasil meraup dukungan publik meskipun Partai Demokrat tengah menghadapi sorotan terkait berbagai kasus korupsi," kata peneliti SCIS Philips J. Vermonte saat memaparkan hasil survei tentang politik nasional 2012 di Jakarta, Senin.
Menurut Philips, upaya partai oposisi dan partai koalisi yang berperilaku seperti oposisi dengan mengeritik pemerintah dan menyerang Partai Demokrat itu tidak berdampak signifikan terhadap penambahan jumlah dukungan terhadap mereka.
"Justru terjadi turunnya dukungan, bukan hanya kepada Partai Demokrat, tetapi untuk semua partai. Hal ini secara keseluruhan merupakan konfirmasi maupun implikasi rendahnya kepercayaan publik terhadap partai politik," kata Philips.
Philips menjelaskan, jika responden dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu kelompok yang puas, kelompok yang merasa stagnan, dan kelompok yang merasa ada kemunduran atas kinerja pemerintah, maka dukungan tertinggi untuk Partai Demokrat diperoleh dari kelompok yang merasa puas.
"Untuk itu, jika ingin menang dalam pemilu mendatang, peluang terbesar Partai Demokrat adalah dengan mengawal agar pemerintahan bekerja dengan baik demi perbaikan kualitas ekonomi, pemberantasan korupsi, serta penegakan hukum," kata Philips.
Hasil survei CSIS menempatkan Partai Golkar di posisi kedua dengan dukungan sebesar 10,5 persen, sementara Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), yang mendapat dukungan 7,8 persen, berada di posisi ketiga.
PKB, PKS, Gerindra, PPP, dan PAN masing-masing menempati posisi keempat hingga kedelapan, dengan kisaran penurunan 0,54 persen hingga 4,78 persen. Partai Hanura mendapat kemerosotan dukungan dengan hanya mendapat 0,7 persen.
Survei CSIS tersebut dilakukan terhadap 2.117 responden yang berada di 23 provinsi. Sebanyak 10 provinsi dengan jumlah penduduk kurang dari 1 persen populasi Indonesia tidak diikutsertakan, sehingga diperkirakan hal itu tidak banyak mempengaruhi hasil survei.
(P012/K005)
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com