Camat Tlanakan Pamekasan ungsikan keluarga Abu Siri
Senin, 13 Februari 2012 23:53 WIB | 1771 Views
Pamekasan (ANTARA News) - Camat Tlanakan, Pamekasan, Madura, Fathorrahman, mengungsikan keluarga Abu Siri, pemilik sumur yang mengeluarkan semburan lumpur bercampur gas dan berbau belerang, Senin malam.
"Mereka terpaksa kami ungsikan, karena khawatir terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan," kata Fathorrahman.
Abu Siri diungsikan bersama istri dan tiga orang anaknya ke rumah familinya, tak jauh dari lokasi semburan lumpur di kampung itu juga.
"Kalau yang bersangkutan tetap tinggal di rumahnya, saya khawatir juga. Semburan lumpur itu kan pas di halaman rumahnya," kata Fathorrahman.
Selain mengungsikan, keluarga Abu Siri, Camat juga mengambil sampel semburan lumpur bercampur gas dan berbau belerang tersebut untuk diteliti.
"Sampel ini akan kami serahkan ke Bagian Sumber Daya Alam Pemkab Pamekasan, agar diteliti, sehingga bisa diketahui seberapa besar kandungan gasnya," kata Fathor.
Semburan lumpur yang terjadi di halaman rumah warga bernama Abu Siri ini terjadi sejak sekitar pukul 15.00 WIB Senin (13/2) sore, saat mengebor sumur di halaman rumahnya.
Semburan terjadi, saat mencapai kedalaman sekitar 32 meter. Ketika itu, tiba-tiba terdengar suara gemuruh dan timbul semburan lumpur berbau blerang dan bercampur air.
Semburan lumpur bercampur gas dan berbau belerang ini membuat warga yang tinggal di sekitar lokasi semburan panik.
Sebab, sejak semburan berlangsung, tekanan semakin tinggi, dari sebelumnya hanya lima meter mencapai sekitar 10 meter.
Bahkan sempat terjadi sebanyak dua kali suara mirip ledakan, sejak sekitar pukul 15.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB. (ANT)
Editor: B Kunto Wibisono
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com