Berita Terkait
Washington (ANTARA News) - Seorang utusan senior AS akan melakukan pembicaraan bulan ini di Beijing dengan pejabat Korea Utara, memulai lagi dialog yang ditangguhkan tahun lalu setelah kematian pemimpin negara itu, Kim Jong-Il, demikian diumumkan Kementerian Luar Negeri AS, Senin.

Glyn Davies, koordinator kebijakan AS mengenai Korea Utara, akan bertemu di Beijing pada 23 Februari dengan perunding Pyongyang, Kim Kye-Gwan, kata juru bicara kementerian itu, Victoria Nuland, kepada wartawan, lapor AFP.

AS menjajagi pembukaan kembali perundingan denuklirisasi enam negara dengan Korea Utara namun menekankan bahwa Pyongyang harus menghormati perjanjian 2005 pada perundingan itu untuk menghentikan program senjata atomnya.

"Ini kelanjutan dari pertemuan-pertemuan yang kami lakukan dengan Korea Utara untuk mengkaji apakah mereka siap melaksanakan komitmennya (sesuai dengan perundingan enam pihak) dan kewajiban internasionalnya serta mengambil langkah-langkah ke arah denuklirisasi," kata Nuland.

AS mengadakan dua babak perundingan dengan Korea Utara tahun lalu di Beijing dan Jenewa dengan harapan tetap membuka dialog, meski ada rasa skeptis di Washington mengenai apakah negara komunis itu akan meninggalkan program senjata nuklirnya.

Babak ketiga siap dilakukan di Beijing pada Desember namun ditunda setelah kematian mendadak Kim, yang meninggalkan negara nuklirnya yang terkucil di tangan putra mudanya, Kim Jong-Un.

Sebelum babak terakhir yang direncanakan itu, AS membahas permintaan Korea Utara bagi dimulainya lagi bantuan pangan. Negara itu mengalami kelaparan parah pada 1990-an dan kelompok-kelompok bantuan menyuarakan kekhawatiran mengenai kekurangan makanan. (M014)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar