Ilustrasi - Produk furnitur dari bahan rotan. (istimewa)

Keikutsertaan Indonesia dalam pameran IMM Koln 2012 untuk mempromosikan berbagai macam produk furnitur berbahan baku rotan yang ramah lingkungan dengan desain terbaru.
Berita Terkait
London (ANTARA News) - Furnitur rotan ramah lingkungan Indonesia meramaikan Pameran IMM Koln 2012 pameran Internationale Mebel Messe (IMM) Koln 2012 di Koln, Jerman yang berlangsung dari di Koln, Jerman baru-baru ini.

Keikutsertaan Indonesia dalam pameran IMM Koln 2012 untuk mempromosikan berbagai macam produk furnitur berbahan baku rotan yang ramah lingkungan dengan desain terbaru, demikian Juviano Ribeiro, Sekretaris I (Pensosbud) KBRI Berlin kepada ANTARA News London, Selasa.

Stan Indonesia Rattan Furniture Pavilion seluas 500 m2 dibuka secara resmi Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Federal Jerman, Dr. Eddy Pratomo dan dilanjutkan dengan acara VIP Buyers Night.

Acara ini dihadiri sekitar 60 pelaku usaha yang bergerak di sektor furnitur yang berasal dari Jerman dan negara Eropa lainnya.

Pada kesempatan tersebut Dubes Eddy Pratomo menjelaskan secara umum tentang situasi dan kondisi pasar di Eropa dan Jerman khususnya.

Dubes Eddy antara lain menekankan bahwa Jerman merupakan pasar yang potensial dan merupakan salah satu importir terbesar untuk produk furnitur dunia. Sehingga peluang ini harus dimanfaatkan oleh para pelaku usaha Indonesia yang bergerak di sektor industri furnitur.

Keikutsertaan Indonesia dalam pameran IMM Koln merupakan salah satu upaya strategis guna mengembangkan akses pasar produk furnitur Indonesia di pasar internasional.

Hal ini sejalan dengan kebijakan pemerintah Indonesia untuk terus mendukung pengembangan industri rotan dalam negeri sebagai salah satu produk utama ekspor Indonesia.

Para pembeli yang hadir tertarik dengan produk rotan Indonesia dan ingin menjajaki kontak bisnis dengan para pengusaha Indonesia.

Para pengusaha Indonesia yang hadir di pameran IMM Koln 2012 adalah pelaku usaha yang hampir setiap tahun mengikuti pameran furnitur dan sudah mempunyai pasar tersendiri.

Transaksi yang dihasilkan paviliun Indonesia selama berlangsungnya pameran tersebut mencapai 279.400 dollar AS dan trial order senilai 330.170 dollar AS.

Pameran IMM Koln adalah salah satu pameran furnitur tahunan terbesar di dunia yang tahun ini diikuti 1.028 peserta, dan 59 persen diantaranya merupakan peserta pameran dari luar negeri dari 48 negara. Jumlah pengunjung mencapai 138.000, dan 39 persen merupakan pengunjung dari luar negeri yang berasal dari 128 negara.

(ZG)



Editor: Ella Syafputri

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar