ATM BCA Latersia dibobol perampok
Selasa, 14 Februari 2012 14:38 WIB | 914 Views
Ilustrasi (Foto ANTARA/Ari Bowo Sucipto)
Berita Terkait
Binjai, Sumut (ANTARA News) - Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik Bank Central Asia (BCA) di rumah sakit umum Latersia Kota Binjai, Sumatera Utara, dibobol komplotan perampok, namun kerugian akibat pembobolan tersebut belum diketahui.
"Memang ATM tersebut di bobol komplotan perampok, namun belum diketahui secara pasti berapa kerugian akibat kejadian itu," kata Kapolresta Kota Binjai AKBP Musa Tampubolon di Binjai, Selasa.
Pihaknya masih melakukan penyelidikan secara intensif atas kejadian itu, namun ada kerusakan yang terjadi pada mesin ATM BCA, katanya.
Terlihat kotaknya juga masih ada, sebahagian dari kotak tersebut yang dirusak, dan sudah dibawa ke kantor pusatnya di Medan.
"Kawanan perampok, kemungkinan mengetahui bahwa kemarin ada pengisian uang di ATM tersebut, sehingga melakukan aksinya," katanya.
CCTV dari ATM tersebut sedang kita dalami, kerugian akibat kejadian itu belum dapat ditaksir dan diketahui secara pasti.
Sementara itu salah seorang satpam rumah sakit umum Latersia, Dodi, yang menjadi korban dalam aksi pembobolan AMT BCA di rumah sakit tersebut, menjelaskan bahwa dirinya dipukuli oleh kawanan pelaku.
"Saya dipukuli dengan senjata api hingga kepala saya luka 13 jahitan," katanya.
Menurut Dodi pembobolan terjadi sekitar pukul 03.00 Wib, Selasa (14/2), di mana datang dua pengendera sepeda motor, berpura-pura istirahat di halaman rumah sakit Latersia.
Saat seorang satpam rumah sakit, Iyan, datang menghampiri mereka, tiba-tiba salah seorang pelaku langsung mengacungkan pistol kepada satpam tersebut, dan memukulinya.
Iyan disekap di ruang jaga piket rumah sakit, melihat itu, dirinya langsung ke lokasi, karena mendengar suara ribut-ribut, namun Dodi dipukuli dengan kayu dan senjata api oleh para pelaku, katanya.
Hingga dirinya dibawa untuk mengobati luka yang diderita sebanyak 13 jahitan di kepalanya.
(KR-JRD/K005) Editor: Suryanto
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com