Singapura (ANTARA News/AFP) - Boeing dan maskapai penerbangan Indonesia Lion Air pada Selasa secara resmi menandatangani kesepakatan senilai 22,4 miliar dolar AS untuk pembelian 230 pesawat, sebuah kontrak tunggal terbesar dalam sejarah penerbangan komersial.

Lion Air memesan 201 pesawat Boeing 737 MAX dan 29 pesawat generasi terbaru 737-900ER, dengan hak pembelian 150 pesawat tambahan dari produsen AS.

Kesepakatan itu pertama kali diumumkan di sela-sela pertemuan puncak Asia-Pasifik di Bali, Indonesia, pada November yang dihadiri oleh Presiden AS Barack Obama, dan kemudian diperkirakan bernilai 21,7 miliar dolar AS.

"Kami sangat gembira untuk menjadi maskapai pertama di Asia yang menerbankan MAX 737," kata Rusdi Kirana, pendiri dan presiden direktur Lion Air, mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Pesawat pertama akan dikirimkan pada 2017.

Pesawat lorong-tunggal 737-MAX merupakan peningkatan dan versi lebih hemat bahan bakar dari 737, pesawat komersial terlaris di dunia.

Pesawat 737-900ER (extended-range) adalah varian terbaru dari pesawat Boeing 737.

(A026/A023) 

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar