Bern (ANTARA News) - Badan sepak bola dunia, FIFA, telah menanyai Federasi Sepak bola Argentina (AFA) terkait laporan bahwa kejuaraan negeri tersebut direncanakan diganti namanya.

AFA telah mendapat peringatan mengenai perubahan nama untuk kompetisi Clausura yang dimulai sejak akhir pekan silam.

FIFA memperingatkan, penggantian nama kejuaraan Clausura menjadi Crucero General Belgrano dapat melanggar statuta FIFA.

Crucero General Belgrano diambil dari nama kapal perang Argentina yang tenggelam saat terjadinya konflik Malvinas pada 1982. , dapat melanggar statuta FIFA.

"FIFA menghubungi AFA dengan rasa hormat mengenai pergantian potensial terhadap nama Divisi Utama Liga. Menurut beberapa laporan media, liga berencana untuk menamainya dengan `Crucero General Belgrano," demikian pernyataan FIFA.

"FIFA telah meminta FA untuk memberikan informasi terkait masalah ini, dan mengingatkan AFA bahwa artikel tiga pada statuta FIFA melarang bentuk diskriminasi apapun terhadap negara, perseorangan atau kelompok masyarakat karena etnis asal, jenis kelamin, bahasa, agama, politik, atau alasan-alasan lain."

Ditambahkan pula, "Perubahan potensial terhadap nama Divisi Utama Liga jelas akan melanggar artikel yang disebutkan di atas dan dapat dikenakan sanksi sesuai dengan statuta FIFA."

Media-media Argentina mengatakan perubahan nama pertama-tama akan disetujui oleh komite eksekutif AFA, pada pertemuan mingguan, biasanya dilakukan pada Selasa.

Inggris dan Argentina bertempur selama sepuluh pekan di kepulauan Malvinas pada 1982, setelah Argentina menyerbu pulau di Selatan Atlantik itu.

Tenggelamnya kapal perang Jenderal Belgrano membuat 323 pelaut Argentina terbunuh, pada momen yang menjadi titik balik dari perang tersebut.

Tensi antara Inggris dan Argentina telah kembali memanas pada beberapa bulan terakhir, akibat eksplorasi minyak di Malvinas.

Saat ini, situs resmi AFA menyebut kejuaraan tersebut sebagai `Torneo de Primera.`
(H-RF)

Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar