Berita Terkait
Pamekasan (ANTARA News) - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral meneliti semburan gas di Dusun Batolengkong, Desa Gugul, Kecamatan, Tlanakan, Pamekasan, Jawa Timur, Rabu.

Badan Geologi menugaskan dua stafnya yang membidangi air dan tanah, Muhammad Lutfi beserta Edi Murdiyanto.

"Kami hanya ingin memastikan apakah semburan gas ini berbahaya atau tidak," kata Mohammad Lutfi, di lokasi semburan gas, Rabu siang.

Semburan di Dusun Batolengkong, Desa Gugul, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan terjadi di halaman rumah warga bernama Abu Siri di bekas sumur bor.

Semburan terjadi saat mencapai kedalaman 32 meter. Bentuk semburan sebelumnya berupa lumpur, bercampur air dan gas, serta berbau belerang.

Namun sejak Selasa (14/2) malam, semburan lumpur terhenti dan hanya berupa gas, namun mudah terbakar.

(ANTARA)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar