Pertamina berencana olah minyak 303,3 juta barel
Rabu, 15 Februari 2012 15:27 WIB | 1835 Views
Ilustrasi. (FOTO ANTARA/Zabur Karuru)
Berita Terkait
Jakarta (ANTARA News) - PT Pertamina (Persero) merencanakan pengolahan minyak mentah di kilang miliknya pada 2012 dengan target produksi 303,3 juta barel.
Direktur Pengolahan Pertamina, Edi Setianto di Jakarta, Rabu mengatakan, dari pasokan bahan baku tersebut, pihaknya menargetkan produksi 10 jenis BBM sebesar 248,21 juta barel.
"Dengan demikian, target yield (imbal hasil) untuk 10 jenis BBM tahun 2012 adalah 78 persen atau 248,21 juta barel," katanya.
Ke-10 jenis produk BBM itu antara lain premium, solar, minyak tanah, avtur, pertamax, dan minyak bakar.
Menurut dia, pada 2011, kilang Pertamina mengolah 300,5 juta barel minyak mentah dengan yield 78,45 persen atau menghasilkan produk 10 jenis BBM sebanyak 238,49 juta barel.
Pengolahan minyak mentah tahun lalu tersebut mencapai 99,7 persen dari target 301,5 juta barel.
Pasokan crude sebesar 300,5 juta barel tahun 2011 itu berasal dari domestik 201,12 juta barel atau 551 ribu barel per hari (67 persen) dan impor 99,37 juta barel 272,2 ribu barel per hari (33 persen).
Edi melanjutkan, nilai yield produksi 10 jenis BBM pada 2011 sebesar 98,9 persen tersebut sedikit di atas target 98,81 persen.
"Sementara, volume produksi 10 jenis BBM sedikit di bawah target atau 97,3 persen yang disebabkan gangguan operasi Kilang Dumai dan Balikpapaan," katanya.
Ia juga mengatakan, kehandalan kilang tahun 2012 dari sisi proses primer ditargetkan 98,9 persen dan sekunder 98,75 persen.
Sementara, pada 2011, kehandalan kilang mengalami peningkatan dari target sebesar 98,81 persen menjadi 99,25 persen untuk proses primer dan 98,67 persen menjadi 99,05 persen untuk sekunder.
Saat ini, Pertamina memiliki enam kilang yang mengolah 1,031 juta barel minyak mentah per hari.
Keenam kilang tersebut adalah Dumai, Riau berkapasitas 170.000 barel per hari, Plaju, Sumsel 118.000 barel, Cilacap, Jateng 348.000 barel, Balikpapan, Kaltim 260.000 barel, Balongan, Jabar 125.000 barel, dan Kasim, Papua Barat 10.000 barel.
(K007)
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com