Petugas forensik dan Palang Merah menyerahkan kantung jenazah kepada prajurit berisi tahanan yang tewas di Comayagua, sekita 75 km utara ibukota Tegucigalpa, Rabu (15/2). Kebakaran besar melanda penjara yang penuh di Honduras, menewaskan hingga 350-an tahanan, kebanyakan mereka terperangkap dan berteriak di dalam sel mereka. Kecelakaan ini merupakan kebakaran penjara terburuk dunia dan tampaknya dimulai oleh seorang tahanan pada Selasa malam. (REUTERS/Jorge Dan Lopez)

Berita Terkait
Tegucigalpa (ANTARA News) - Kebakaran besar melanda sebuah penjara di Honduras dan  menewaskan sedikitnya 357 orang. Sebagian besar adalah  tahanan yang terperangkap di dalam sel-sel mereka.

Menurut kantor kejaksaan agung, sedikitnya 357 orang tewas dalam kebakaran pada Selasa malam di penjara yang terletak di Comayagua, sekitar 75 kilometer sebelah utara ibu kota negara itu, Tegucigalpa.

Honduras dilanda kekerasan yang dilakukan oleh geng-geng yang dikenal sebagai "maras", yang mulai berkembang di AS dan kemudian menyebar ke kawasan Amerika Tengah, dan anggota-anggota mereka memiliki tato khusus.

Prajurit, polisi dan keluarga yang bingung berdatangan ke penjara Comayagua, yang ditempati lebih dari 800 tahanan -- jauh di atas kapasitasnya.

"Saya mencari saudara saya, kami tidak tahu apa yang terjadi dengannya dan mereka tidak mengizinkan kami masuk," kata Arlen Gomez kepada radio setempat.

Sejumlah petugas pemadam kebakaran mengatakan, mereka dilarang memasuki penjara itu karena ada tembakan. Namun, Daniel Orellana, kepala sistem penjara, mengatakan, tidak terjadi kerusuhan.

"Kami mempunyai dua kemungkinan: seorang tahanan membakar kasur, atau terjadi hubungan pendek arus listrik di sistem listrik," katanya.
(M014)

Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar