Washington (ANTARA News) - Presiden Bank Dunia Robert Zoellick pada hari Rabu mengumumkan akan mundur pada akhir Juni.

Zoellick, 58, mengatakan ia akan menyerahkan posisinya pada akhir lima tahun masa jabatan.

"Saya sangat senang  ketika dunia ingin Bank Dunia ditingkatkan, pemegang saham kami menanggapinya dengan sumber daya diperluas dan dukungan untuk reformasi penting yang membuat kami lebih cepat, lebih efektif dan lebih terbuka," kata Zoellick.

Berkat sebuah perjanjian tidak tertulis antara kekuatan Eropa dan Amerika Serikat ketika kedua lembaga yang berbasis di Washington itu diluncurkan pada 1945, semua presiden Bank Dunia, 11 laki-laki, selalu dari AS sedangkan direktur pelaksana IMF dari Eropa.

Setelah pengunduran diri tiba-tiba Ketua IMF Dominique Strauss-Kahn pada Mei tahun lalu, tekanan kuat muncul dari negara-negara berkembang untuk mengakhiri kesepakatan AS-Eropa dan menunjuk non-Eropa untuk memimpin IMF.

Namun, akhirnya menteri keuangan Prancis Christine Lagarde dipilih  dan dia menjadi wanita pertama yang memegang pos itu.

"Sudah saatnya bagi AS untuk mengumumkan bahwa ia tidak akan lagi berusaha untuk memonopoli posisi presiden Bank Dunia," kata sebuah kelompok dari lima lusin LSM dan aktivis dalam sebuah surat terbuka yang dipublikasikan Rabu oleh Proyek Bretton Woods, kritikus manajemen IMF dan Bank Dunia.
(A026)

Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar