Gubernur Jatim setujui sertifikasi pengemudi bus
Kamis, 16 Februari 2012 10:38 WIB | 2115 Views
Gubernur Jatim Soekarwo (FOTO ANTARA)
Diharapkan melalui sertifikasi bisa menjadikan pengemudi lebih dihargai. Dengan demikian, tanggung jawab pengemudi terhadap penumpang akan lebih besar.
Berita Terkait
Surabaya (ANTARA News) - Gubernur Jawa Timur Soekarwo menyetujui usulan sertifikasi bagi pengemudi bus dengan harapan meminimalisasi angka kecelakaan.
"Usulan yang sangat baik dan saya sepakat. Ke depan akan dilakukan koordinasi mengenai hal ini," ujar Soekarwo kepada wartawan di Surabaya, Kamis.
Sebagai bentuk keseriusan, pihaknya akan meminta Sekdaprov Jatim Rasiyo untuk mengirimkan surat kepada Kementerian Perhubungan yang ditujukan kepada Direktur Jenderal Perhubungan Darat mengenai persoalan ini.
"Yang memiliki kompetensi itu Direktorat Jenderal Perhubungan Darat. Akan kami tanya dan koordinasikan tentang usulan sertifikasi ini. Komunikasi dengan Komisi D DPRD Jatim juga tetap berjalan," katanya.
Hanya saja, gubernur yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Jatim tersebut mengungkapkan sertifikasi tidak bisa tergesa-gesa dilakukan karena harus sesuai dengan aturan atau regulasi dan perundang-undangan yang mendasarinya.
Jika Kementerian Perhubungan sudah memberikan lampu hijau dan sudah diatur dalam payung hukum, lanjut dia, Pemprov Jatim siap membantu proses sertifikasi terhadap para pengemudi bus.
"Tapi jangan portofolio lho. Jangan karena mengemudi sudah lama lalu semudah itu mendapat sertifikasi. Terus terang kami sepakat dan sebuah langkah mengurangi angka kecelakaan," tukas Pakde Karwo, sapaan akrabnya.
Hal senada dikatakan Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf. Menurut dia, pihaknya siap mendorong Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Angkutan Jalan agar proses sertifikasi disikapi lebih lanjut.
"Pemprov Jatim siap memberikan fasilitas. Yang pasti kami ingin angka kecelakaan berkurang atau bahkan tidak terjadi sama sekali. Kami prihatin dengan tingginya kecelakaan awal tahun ini," tutur pria yang akrab disapa Gus Ipul tersebut.
Sebelumnya, Komisi D DPRD Jatim mengusulkan agar para pengemudi bus dilakukan sertifikasi. Di samping sebagai bentuk pengakuan, pengemudi juga akan merasa dihargai karena pekerjaannya merupakan sebuah profesi.
"Diharapkan melalui sertifikasi bisa menjadikan pengemudi lebih dihargai. Dengan demikian, tanggung jawab pengemudi terhadap penumpang akan lebih besar," ucap Anggota Komisi D Irwan Setiawan.
Editor: Ella Syafputri
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com