London (ANTARA News) - Dubes Indonesia untuk Rusia dan Belarusia, Djauhari Oratmangun mengatakan, eksotika lautan harus dijual secara cerdik yang selama ini belum optimal dimanfaatkan sebagai negara lautan.

Hal itu disampaikannya di sela-sela Golden Dolphin Festival, Moskow, demikian Counsellor KBRI Moskow, M Aji Surya, kepada ANTARA London, Kamis.

Golden Dolphin Festival merupakan pameran pariwisata internasional bertemakan wisata bahari yang diselenggarakan sejak 2003.

Dalam pemeran di ibukota Rusia ini, Indonesia diwakili oleh 10 daerah wisata bahari Indonesia yang utamanya berasal dari wilayah Sulawesi yang diprakasai KBRI Moskow.

Menurut Dubes Djauhari Oratmangun, cara-cara konvensional sudah harus mulai ditinggalkan karena persaingan yang makin ketat dan para "pemain" makin canggih, ujarnya.

Salah satu cara memajukan potensi wisata lautan adalah dengan mengundang kepala negara tujuan wisata ke daerah saat mereka berkunjung ke Indonesia.

Hal ini akan mampu menumbuhkan kebanggaan dan gairah masyarakat setempat. Di sisi lain, para wartawan yang menyertai kepala negara secara otomatis akan melakukan liputan wisata daerah dan menjadi berita hangat di negeri kepala negara berasal.

Sinergi ini ditengarai akan memberi efek multidimensional yang luar biasa. Kepala daerah tidak perlu susah-susah mendatangkan wartawan asing, dan pada saat yang sama investor akan datang dengan sendirinya.

"Selain itu, jangan lupa ikuti pameran di luar negeri secara aktif," ujar Dubes yang baru tiba awal Pebruari ini.

Bupati Wakatobi, Hugua, yang ikut serta dalam pameran mengamini sepenuhnya apa yang dikatakan oleh Dubes.

Pihaknya akan mencoba untuk menarik pejabat tingkat menteri atau salah satu kepala negara di sela-sela kunjungan mereka di Indonesia. "Kasih saya waktu dua tahun untuk mempersiapkan, Wakatobi akan siap," ujarnya.

Bupati berharap agar pemerintah pusat lebih memperhatikan upaya pemerintah daerah dalam memajukan pariwisata. Konsep tujuan wisata beyond Bali harus didukung dan diimplementasikan secara penuh.

Menurut koordinator pameran dari KBRI Moskow, Suprianda Ruru, wisatawan Rusia terus membajiri Indonesia. Pada 2010, sebanyak 79.100 wisatawan, sedangkan tahun lalu melonjak hampir 15 persen menjadi 90.900. Pada tahun ini, diperkirakan akan melampau titik psikologis 100 ribu orang.  (ZG/A026)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar