Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Pusat, Abdul Djamil (kedua dari kiri) didampingi Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu dan Wakil Gubernur Maluku Said Assagaff meninjau pembangunan Islamic Center di kawasan Waihaong, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Maluku, Kamis (16/2). (FOTO ANTARA/Izaac Mulyawan)

Berita Terkait
Ambon (ANTARA News) - Pangdam XIV/Pattimura Majen TNI Suharsono menyatakan, sebanyak 2.700 personel TNI siap diterjunkan untuk membantu mengamankan jalannya pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXIV tingkat nasional di Ambon, Juni 2012.

"Seluruh satuan TNI lingkup Kodam XIV/Pattimura termasuk Angkatan Laut dan Angkatan Udara akan disiapkan untuk membantu Polda Maluku mengamankan pelaksanaan MTQ XXIV di Ambon," kata Pangdam Suharsono saat rapat koordinasi pelaksanaan MTQ bersama Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Abdul Jamil, di Ambon, Kamis.

Pelaksanaan MTQ XXIV yang rencananya dibuka Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut, kegiataanya terpusat di tiga lokasi yakni gedung Islamic Centre, Tribun Lapangan Merdeka, dan lapangan Galunggung desa Batu Merah kecamatan Sirimau.

Menurut Suharso dalam rangka pengamanan VVIP atau pengamanan khusus Presiden SBY secara langsung dikendalikan oleh TNI pada H-1 dan H+1.

"Kebijakan pengamanan secara langsung oleh TNI pada H-1 dan H+1 sesuai dengan prosedur tetap pengamanan Presiden saat berkunjung ke daerah tertentu. Pengamanan VVIP diberlakukan selama Presiden bersama rombongannya masih berada di kota Ambon," katanya.

Ia menjelaskan, personil TNI dalam waktu dekat akan melakukan pelatihan khusus. Pelatihan ini sebagai bagian dari persiapan TNI mengantisipasi gangguan keamanan yang terjadi secara tak terduga.

Dia juga menambahkan suksesnya MTQ menjadi tanggung jawab seluruh warga kota Ambon dan Maluku pada umumnya.

"Saya mengimbau seluruh masyarakat Maluku khususnya kota Ambon membantu aparat keamanan baik TNI maupun Polri dengan menjaga situasi keamanan tetap kondusif, sehingga pelaksanaan MTQ dapat berlangsung dengan sukses," kata Suharsono.

Pelaksanaan MTQ XXIV selain terpusat di tiga lokasi yakni gedung Islamic Centre, Tribun Lapangan Merdeka dan lapangan Galunggung, desa Batu Merah, kecamatan Sirimau, juga dilakukan di tujuh lokasi lainnya yang sudah disiapkan pantia pelaksana.

Jenis lomba yang dipertandingkan meliputi enam cabang yakni Tilawatil Quran, Hifzil Quran, Fahmil Quran, Syarhil Quran, Khattil Quran dan menulis kandungan Al Quran.

Untuk cabang Tilawatil Quran dibagi enam golongan mata lomba, yakni Tartil Quran anak-anak, remaja, dewasa, cacat netra dan golongan sabba.

Cabang Hifzil Quran terdiri atas lima jenis lomba, masing-masing 1 (satu) juz dan Tilawah, 5 (lima) juz dan Tilawah, 10 juz, 20 juz dan 30 juz.

Cabang Khathil Quran terdiri atas empat jenis lomba, yakni naskah, hiasan mushaf, dekorasi dan kaligrafi kontemporer. (JA/Z002)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar