Kebakaran lahan dan hutan. (FOTO ANTARA/Zabur Karuru)

...potensi kebakaran lahan dan hutan di Riau, masih antara sedang hingga tinggi. Hal ini disebabkan aktivitas pembakaran atau kebakaran terjadi kerap pada siang hari, sementara potensi hujan rata-rata melanda berbagai wilayah di Riau pada sore hingga
Berita Terkait
Pekanbaru (ANTARA News) - Tingkat kerawanan kebakaran hutan atau lahan di Provinsi Riau tidak berkurang meskipun lima wilayah di provinsi itu berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

Demikian disampaikan pengamat cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Pekanbaru, Warih Budi Lestari mewakili pimpinan BMKG Stasiun Pekanbaru, Philip Mustamu, di Pekanbaru, Jumat.

"Rata-rata untuk tingkat potensi kebakaran lahan dan hutan di Riau, masih antara sedang hingga tinggi. Hal ini disebabkan aktivitas pembakaran atau kebakaran terjadi kerap pada siang hari, sementara potensi hujan rata-rata melanda berbagai wilayah di Riau pada sore hingga malam hari," kata Warih Budi Lestari.

Lima wilayah yang berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat tersebut seperti, Kabupaten Meranti, Indragiri Hilir, Siak, dan Bengkalis, serta Kota Dumai.

"Sementara untuk beberapa wilayah lainnya seperti Rokan Hilir, Indragiri Hulu, Kuantansingingi dan Kota Pekanbaru, berpotensi hanya akan mendung dan kalau pun hujan potensinya masih ringan," kata Warih agi.

Warih menguraikan, selain hujan ringan-sedang hingga lebat, sebagian wilayah Riau lainnya juga ada yang masih mengalami cuaca cerah berawan.

Di antaranya yakni Kabupaten Pelalawan, Kampar dan Rokan Hulu, dimana menurut Warih, suhu udara di tiga wilayah ini masih cukup tinggi, yakni 33,0 hingga 34,0 derajat celsius.

(KR-FZR)

Editor: Ella Syafputri

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar