RIM siap bersaing di Eropa
Jumat, 17 Februari 2012 17:48 WIB | 3096 Views
Ilustrasi (ANTARA News/Lukisatrio)
Berita Terkait
Jakarta (ANTARA
News) - "Sistem operasi terbaru untuk BlackBerry sudah siap
bersaing di pasar Eropa," kata Kepala Eksekutif Thorsten Heins kepada
2.000 pengembang pada Kamis. Menurut kantor berita Reuters, hal itu menyiratkan kepercayaan diri RIM
untuk jangka panjang.
Perusahaan yang bermarkas di Kanada itu
telah kehilangan pangsa pasar dan nilai pasar setelah kalah bersaing
dengan Apple. Google dan Samsung.
RIM belum meluncurkan perangkat
berbasis sistem operasi terbaru QNX untuk memperbaiki citranya setelah
keterlambatan peluncuran tahun lalu, kegagalan tablet PlayBook dan kegelisahan pemegang saham.
"Pasar ponsel pintar masih baru yang memiliki peluang besar bagi kita, konsumen dan pebisnis," kata Heins.
Dalam
pidato resmi perdananya dalam konferensi
pengembang BlackBerry di Amsterdam, Heins mengatakan akan selalu
mendengar masukan dan kritikan para pengembang, RIM akan terus
berinovasi, dan sistem operasi QNX akan menggenjot pertubuhan perangkat
RIM.
Heins yang menjabat CEO pada 23 Januari pasca-pengunduran
diri duo pendiri dan mantan CEO RIM, menjanjikan penjualan yang siginikan pada akhir tahun ini dan
menjadi paradigma baru pengguna ketika menggunakannya di rumah, mobil,
tablet dan pon'sel pintar.
RIM menggelar pertemuan pertama
pengembang di Eropa dengan 2.000 peserta yang fokus membuat aplikasi
untuk BlackBerry terbaru dan tablet PlayBook. RIM berharap perangkat
terbarunya itu dapat bersaing
dengan Apple iPad dan Samsung Galaxy Tab.
"RIM
membutuhkan waktu untuk pindah sepenuhnya ke sistem operasi QNX. Jika perangkat RIM itu sudah siap,
perangkat itu akan memberikan pengalaman menarik, platform teknis yang
kuat dan lebih baik kepada konsumen selama dekade ke depan, "kata Kevin
Michaluk, Pendiri laman CrackBerry.com dan peserta konferensi.
"Apple
iOS berkembang dengan baik, tetapi sebenarnya iOS adalah sistem operasi
mobile yang paling tua, lebih tua dari Android, WebOS, Windows Phone
sedangkan BlackBerry OS.10 adalah platform mobile terbaru," katanya.
Pada
Desember, RIM menunda peluncuran ponsel pintar berbasis BlackBerry
OS.10 hingga akhir tahun 2012 karena masih menunggu ketersediaan chip
bertenaga tinggi.
Heins tidak memberitahu para pengembang kapan
ponsel baru itu akan mengejutkan pasar, tapi ia kembali menegaskan
ponsel pintar terbarunya itu akan muncul "akhir tahun nanti". Sistem
operasi update PlayBook yang ditunggu-tunggu akan muncul akhir Februari.
Heins
mengutip laporan pasar GfK yang menyebutkan BlackBerry masih nomor
wahid di Inggris, Spanyol,
Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait, dan Belanda. Ada dua miliar
aplikasi BlackBerry yang diunduh di App World dan Enam juta aplikasi
BlackBerry yang diunduh RIM setiap harinya."
(adm)
Editor: Aditia Maruli
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com