Polisi sulit ungkap kasus penipuan SMS tiket pesawat
Sabtu, 18 Februari 2012 19:12 WIB | 1791 Views
(ANTARA/Ismar Patrizki)
Berita Terkait
Padang (ANTARA News) - Kepolisian Resor Kota Padang mengalami kesulitan untuk mengungkap kasus penipuan tiket pesawat melalui layanan pesan singkat (short message services/SMS) yang menimpa Ratna Wilis, warga Depok, Provinsi Jawa Barat.
"Kasus penipuan itu belum dapat diungkap oleh penyidik Resrim Polresta Padang," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resort Kota (Kasat Reskrim Polresta) Padang, Kompol Iwan Aryandhi, di Padang, Sabtu.
Menurut dia, pihaknya belum berkoordinasi dengan pihak Telkomsel dalam mengungkap kasus penipuan tiket pesawat melalui SMS dari seseorang yang mengatasnamakan salah satu biro perjalanan pada tanggal 13 Febuari 2012.
"Dalam SMS itu biro perjalanan menawarkan tiket pesawat murah. Namun, pada kenyataannya korban tidak mendapatkan tiket, malahan uang yang tersimpan dalam tabungannya terkuras habis," katanya.
Ia mengatakan bahwa penyidik Reskrim Polresta telah meminta keterangan saksi korban terkait dengan kasus penipuan tersebut.
Akibat penipuan itu, kata dia, korban menderita kerugian kurang lebih Rp12 juta. Korban melakukan transaksi melalui ATM Mandiri.
Ia mengemukakan, kasus penipuan tiket pesawat melalui SMS ini baru kali pertama terjadi di Kota Padang, Sumatra Barat.
"Penyidik masih melakukan penyelidikan kasus penipuan tiket pesawat tersebut hingga sekarang," katanya.
Iwan Aryandhi menghimbau masyarakat jangan terlalu percaya, jika mendapatkan SMS dari nomor telepon seluler (ponsel) yang tidak dikenal.
"Masyarakat sebaiknya mencek terlebih dahulu kebenaran isi SMS yang dikirimkan seseorang," katanya menambahkan.
(T.KR-ZON/D007)Editor: Priyambodo RH
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com