Indonesia Warriors menyerah dari San Miguel 61-77
Sabtu, 18 Februari 2012 21:25 WIB | 3700 Views
Indonesia Warrior vs West Port Malaysia Pebasket Indonesia Warrior Larry Jonathan Smith (tengah) melakukan slam dunk saat pertandingan babak reguler ASEAN Basketball League (ABL) 2012 (FOTO ANTARA/Andika Wahyu) ()
Berita Terkait
Jakarta (ANTARA News) - Tim Indonesia Warriors menyerah atas tamunya San Miguel Beermen asal Filipina 61-77 pada lanjutan kompetisi ASEAN Basketball League (ABL) 2012, di Mahaka Square, Jakarta, Sabtu.
Atas kekalahan ini, Indonesia Warriors telah mengalami empat kekalahan dari tujuh pertandingan. Tiga kekalahan di antaranya di kandang sendiri yaitu di Mahaka Square.
Tuan rumah Indonesia Warriors yang baru saja memenangkan dua pertandingan beruntun saat menghadapi Saigon Heat dan Bangkok Cobras terlihat langsung tertekan oleh lawan sejak awal pertandingan. Bahkan Mario Wuysang dan kawan-kawan sempat tertinggal 0-7.
Kebuntuan anak asuh John Todd Purves itu pecah setelah Mario Wuysang mampu mengemas tiga poin. Setelah itu melalui Larry Smith terus berupaya mengejar ketertinggalannya. Hanya saja lawan tidak tinggal diam kombinasi pemain lokal dan asing mampu membuah tuan rumah tertinggal 11-22 di kuarter pertama.
Memasuki kuarter kedua, tim yang dulunya bernama Satria Muda itu langsung menekan pertahanan San Miguel Beermen. Kombinasi yang bagus antara Mario Wuysang dengan Steven Demon Thomas dan Larry Smith membuat devisit poin menjadi 20-25.
Lawan yang mempunyai pemain handal seperti Fenandez dan Darlon Lamar Johnson juga tidak tinggal diam. Mendapat tekanan tim asal Filipina itu langsung meningkatkan tempo permainan. Masuknya Leo Avenido membuat San Miguel Beermen terus memimpin 28-38 hingga kuarter kedua usai.
Tertinggal 10 poin tidak membuat semangat Rony Gunawan dan kawan-kawan mengendur. Meski terus mendapatkan tekanan oleh lawan, upaya untuk memperpendek selisih poin terus dilakukan. Bahkan tim milik Eric Tohir ini mampu memperpendek poin menjadi 37-45.
San Miguel Beermen yang terus ditekan berusaha bangkit. Dalam waktu empat menit tersisa, Kim Thomas Douglas dan kawan-kawan terus mengumpulkan pundi-pundi poin hingga selisih kembali 10 poin. Namun diakhir kuarter ke tiga Indonesia mampu memperpendek devisit poin menjadi 52-57.
Memasuki kuarter terakhir, pertandingan memanas. Kedua tim yang sama-sama ingin memenangkan permainan berupaya menunjukkan kemampuan terbaiknya. Hanya saja hingga dua menit awal kuarter keempat kedua tim belum bisa menambah perolehan poin. Namun, setelah itu tim asal Filipina itu bangkit melalui pemain asingnya Kim Thomas Douglas. Pundi-pundi poin lawanpun terus bertambah.
Dengan sisa waktu empat menit, Indonesia Warriors berusaha mengumpulkan pundi poin melalui lemparan tiga angka. Hanya saja upaya itu sering gagal. Berbeda dengan tim lawan, lemparan tiga selalu berhasil hingga memperlebar defisit menjadi 72-57. Dominiasi lawan terus terjadi hingga akhir kuarter empat dengan skor 77-61.
(B016/T009) Editor: Ade Marboen
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com