Mogadishu (ANTARA News) - Satu rudal, Sabtu (18/2), menghantam pantai yang digunakan sebagai pangkalan oleh gerilyawan yang memiliki hubungan dengan Al-Qaeda dan ingin menggulingkan para pemimpin dukungan Barat di Somalia, kata warga dan pemerintah.

Juru bicara pemerintah di wilayah Juba, Somalia selatan, tempat rudal tersebut mendarat, mengkonfirmasi serangan itu di dekat pelabuhan Kismayo. Tapi ia mengatakan ia tidak mengetahui pasukan dari negara mana yang memerangi Ash-Shabaab telah melancarkan serangan tersebut, atau apakah ada korban jiwa.

"(Rudal) itu telah meledak di pantai yang digunakan oleh Ash-Shabaab. Tempat tersebut berada 12 kilometer dari kota (Kismayo), tapi kami tidak tahu negara mana yang telah melancarkan serangan itu," kata Mohamed Farah.

Penduduk yang tinggal di kota kecil di tepi laut tersebut --yang dipandang sebagai pangkalan bagi kegiatan Ash-Shabaab selama aksi perlawanan hampir lima tahunnya-- mengatakan mereka melihat sinar terang berpijak di langit pada Sabtu malam.

"Itu adalah ledakan yang sangat kuat," kata Ali Bulle, warga Kismayo, dari kota kecil pelabuhan tersebut kepada Reuters --yang dipantau ANTARA di Jakarta, Ahad pagi.

"Mula-mula kami melihat sinar terang dari laut, sinar itu melewati kami dan beberapa detik kemudian, kami mendengar suara ledakan keras," katanya.

Kenya mengirim tentaranya melintasi perbatasan ke dalam wilayah Somalia pada Oktober 2011 guna menggilas gerilyawan dan telah memperingatkan mengenai serangan udara dari Angkatan Udaranya dan kapal yang berpatroli di sekitar pantai Samudra Hindia terhadap daerah kantung gerilyawan di Somalia selatan dan tengah.

Militer Kenya belum bisa dimintai komentar, demikian juga dengan Ash-Shabaab.

Amerika Serikat pada masa lalu telah menggunakan pesawat tanpa awak untuk membidik pejabat Ash-Shabaab, yang ingin menggulingkan pemerintah dukungan Barat di Somalia dan memberlakukan hukum Syari`ah.

Satu armada kapal perang asing juga berpatroli di jalur laut strategis di lepas pantai Somalia, tempat perompak menyerang kapal komersial serta kapal pesiar pribadi untuk meminta tebusan.

Kismayo penting bagi Ash-Shabaab sebab kota kecil tersebut menghasilkan pajak bagi kelompok gerilyawan itu untuk mendanai operasinya. Kota kecil tersebut juga menjadi gerbang buat barang yang dikirim ke banyak daerah yang mereka kuasai serta menjadi tempat menyembunyikan kapal yang dibajak oleh perompak.
(C003/A011)

Editor: Desy Saputra

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar