Tasikmalaya (ANTARA News) - Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya, telah merencanakan menyiapkan posko pengungsian bagi warga yang terkena dampak bencana letusan Gunung Galunggung yang berada di wilayah Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Dede Sudrajat, kepada wartawan, Minggu, mengatakan posko pengungsian tersebut rencananya akan ditetapkan di Gedung Pendopo, Jalan Wiratanuningrat dan Lapangan Udara Wiriadinata.

Persiapan membuat posko pengungsian tersebut, kata Dede, sebagai antisipasi karena sebagian wilayah Kota Tasikmalaya akan terkena dampak, apabila Gunung Galunggung meletus.

"Wilayah kota juga akan terkena dampak bencana, jika Gunung Galunggung yang berada di Kabupaten Tasikmalaya itu meletus," katanya.

Ia menerangkan, wilayah Kota Tasikmalaya yang terancam terkena dampak letusan gunung tersebut, yakni kecamatan Bungursasi, Indihiang dan Mangkubumi.

Tiga kecamatan tersebut, kata Dede, merupakan wilayah perbatasan dengan Kabupaten Tasikmalaya atau berada pada jalur kawasan kaki Gunung Galunggung.

"Makanya Kami Pemkot Tasikmalaya akan terus koordinasi dan memantau perkembangan gunung, jika terjadi sesuatu bisa langsung bergerak," katanya.

Sementara itu status Gunung Galunggung ditetapkan Waspada sejak 12 Februari 2012, karena berdasarkan pengamatan mengalami peningkatan kegempaan, luapan air serta perubahan warna air danau di kawah puncak gunung.

Adanya peningkatan status tersebut pemerintah menetapkan larangan kepada masyarakat atau wisatawan pada radius 500 meter dari puncak kawasan kawah Gunung Galunggung.(ANT)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar