Angkutan batu bara ke Bandarlampung terhambat
Minggu, 19 Februari 2012 23:11 WIB | 1812 Views
Kereta Api (KA) Babaranjang yang bermuatan batubara dari arah Lahat menuju Kertapati Palembang bertabrakan dengan KA Babaranjang tanpa muatan dari Tanjung Karang Lampung menuju Tanjung Enim di jalur Kilometer 336,90 Prabumulih-Muara Enim, Simpang Air Limau Kecamatan Rambang Dangku Kabupaten Muara Enim pada Minggu (19/2). (FOTO ANTARA/HO)
Berita Terkait
Bandarlampung (ANTARA News) - Kepala Stasiun Kereta api (KA) Tanjungkarang Bandarlampung, Sanusi mengatakan pengangkutan batu bara menggunakan KA dari Muara Enim ke Lampung terhambat akibat tabrakan kereta api di Muara Enim pada Minggu pagi.
"Biasanya dalam sehari, kereta babaranjang melintas sampai 18 kali, namun setelah tabrakan di sana, seharian ini babaranjang hanya beberapa kali saja lewat," kata Sanusi, di Bandarlampung, Minggu malam.
Menurut dia kalaupun ada pemberangkatan babaranjang baik dari Tanjungenim ke Bandarlampung, maupun dari arah Lampung ke Tanjungenim, kemungkinan untuk saat ini babaranjang hanya dapat melalui sampai sebelum titik terjadinya kecelakaan.
Batu bara di Muara Enim selain dipasok ke Jawa, juga diekspor melalui Pelabuhan Panjang Bandarlampung.
Satu rangkaian KA Babaranjang bisa mencapai 40 gerbong dengan muatan 200 ton batu bara.
Sementara itu, terkait kereta api angkutan penumpang, pihaknya menjelaskan tidak ada hambatan karena jalur yang digunakan berbeda.
"Angkutan penumpang berjalan lancar, jadwal pemberangkatan berjalan seperti biasa, malahan, malam ini penumpang kereta api dari Stasiun Tanjungkarang lebih banyak dari hari biasanya, karena besok merupakan hari kerja," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, Empat korban tewas dalam kecelakaan tabrakan Kereta Api Babaranjang di Simpang Empat Air Rimau, Kecamatan Rambang Dangku, Kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan.
Kondisi korban mengenaskan, sebagian besar tubuhnya terbakar.
Keempat korban tewas adalah Jaswir dan Ranggi (Masinis dan Asisten Masinis KA Babaranjang BBR 36), dan Sunaidi dan Sajidin (Masinis dan Asisten Masinis KA Babaranjang Suka Cinta II).
Tabrakan terjadi sekitar pukul 05.50 WIB. Kereta Api Babaranjang BBR 36 yang disewa PT Batubara Bukitasam berangkat dari Stasiun Kecil Penimur dalam keadaan kosong.
Dari arah berlawanan, Kereta Api Babaranjang Suka Cinta II yang disewa PT Bara Alam Utama (BAU) meluncur dari Stasiun Kecil Niru. Lokomotif kedua kereta rusak parah.
(T.EM*H009/Z003)
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com