Menteri Luar Negeri Pakistan Hina Rabbani Khar. (FOTO ANTARA/REUTERS/Umit Bektas/ox/11.)

Kedua negara harus bekerja sama untuk membendung aliran militan yang merongrong kedaulatan kedua pemerintah demokratis yang tetap bertekad untuk membunuh warga negara mereka dan membuat kacau kawasan.
Berita Terkait
Islamabad (ANTARA News) - Menteri Luar Negeri Pakistan Hina Rabbani Khar berangkat ke Inggris untuk pembicaraan dengan timpalannya Menlu Inggris William Hague dan pejabat-pejabat senior mengenai masalah bilateral, kata media lokal, Ahad.

Saluran Televisi Lokal Urdu Geo melaporkan bahwa pembicaraan akan berfokus pada situasi keamanan di kawasan Asia Selatan, terutama situasi di Afghanistan. Sebagaimana diberitakan oleh Xinhua dan dipantau ANTARA News, di Jakarta, Senin.

Laporan-laporan mengatakan bahwa Menteri Luar Negeri akan mencari bantuan London untuk menghentikan serangan-serangan pesawat tak berawak Amerika Serikat di daerah suku Pakistan.

Sumber-sumber mengatakan bahwa Khar kemungkinan akan mendesak Inggris, selama tiga hari kunjungannya, untuk membantu menghentikan serangan pesawat mata-mata Amerika itu karena ini melanggar kedaulatan Pakistan.

Khar juga dijadwalkan untuk menyampaikan pidato politik di hadapan para cendeikiawan di London dan menyampaikan pidato di Universitas Oxford atas undangan Masyarakat Universitas Oxford Pakistan, kata para pejabat.

"Selama pertemuan dengan menteri luar negeri Inggris, kedua pihak akan membahas berbagai aspek untuk meningkatkan kerangka kerja dialog strategis," kata sumber Departemen Luar Negeri.

"Kedua pihak akan fokus pada isu-isu kepentingan bersama, situasi Afganistan, penarikan pasukan Inggris, perang melawan teror, serangan pesawat tak berawak di Pakistan dan masalah-masalah regional lainnya," tambah sumber.

"Saya berharap untuk menerima Menteri Luar Negeri di London pada 21 Februari di mana kita akan membahas persoalan Afghanistan dan kawasan serta hubungan bilateral yang kuat kami," kata William Hague kepada parlemen awal bulan ini.

"Pakistan memiliki peran penting dan banyak memperoleh keuntungan dari peningkatan stabilitas di Afghanistan, yang menderita lebih banyak korban dari terorisme di negara-negara lain di dunia ini," katanya.

Ia mengatakan bahwa kedua negara harus bekerja sama untuk membendung aliran militan yang merongrong kedaulatan kedua pemerintah demokratis yang tetap bertekad untuk membunuh warga negara mereka dan membuat kacau kawasan.

"Cara terbaik untuk mencapai ini adalah melalui dialog teratur, dan jujur. Kami menyambut partisipasi Pakistan pada Konferensi Istanbul dan dukungannya terhadap komitmen yang telah disepakati," kata Menteri Luar Negeri Inggris William Hague.

(H-AK)

Editor: Ella Syafputri

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar