Jakarta (ANTARA News) - Silaturahmi pimpinan lembaga negara yang rutin digelar setiap tiga bulan sekali kembali diadakan di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Senin, dengan tema membangun demokrasi yang baik menuju Pemilu 2014.

Silaturahmi yang berlangsung tertutup dari liputan media ini dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Wakil Presiden Boediono, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Taufik Kiemas, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Marzuki Alie, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Irman Gusman, Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, Ketua Badan Pemeriksa Keuangan Hadi Purnomo, Ketua Mahkamah Agung (MA) Harifin A Tumpa, dan Ketua Komisi Yudisial (KY) Eman Suparman.

Presiden hadir didampingi oleh Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menko Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono, Menko Perekonomian Hatta Radjasa, dan Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi.

Menurut Ketua DPR Marzuki Alie, silaturahmi yang sifatnya diskusi itu ingin membicarakan pembangunan demokrasi menuju Pemilu 2014 sesuai dengan kewenangan lembaga negara masing-masing tanpa saling mengintervensi.

"Untuk kali ini bicara tentang bagaimana demokrasi yang baik menuju Pemilu 2014 , bagaimana melihat pengalaman masa lalu pada 2009 agar demokrasi bisa diimplementasikan lebih baik lagi," katanya.

Persoalan yang mencuat pada Pemilu 2009, lanjut Marzuki, seperti pemilih yang tidak terdaftar, pemilih ganda, dan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang bermasalah diharapkan tidak terulang lagi.

"Ini hanya masukan-masukan bagaimana melihat melihat persoalan dan mencari solusi lebih baik," ujarnya.

Menurut Marzuki, masing-masing lembaga negara akan mengajukan solusi pada silaturahmi yang digelar untuk yang ketujuh kali itu sesuai dengan kewenangan masing-masing.

DPR, lanjut dia, akan berkomitmen untuk mempercepat penyelesaian RUU Pemilu sedangkan BPK akan menyiapkan transparansi pelaksanaan Pemilu 2014.

Seusai silaturahmi yang diadakan tertutup dari liputan media massa itu para pemimpin lembaga negara dijadwalkan menggelar konferensi pers.
(D013)

Editor: Desy Saputra

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar