Guru honorer tuntut janji di depan Istana
Senin, 20 Februari 2012 11:47 WIB | 2456 Views
AKSI GURU HONORER (ANTARA/FANNY OCTAVIANUS)
Berita Terkait
Jakarta (ANTARA News) - Ratusan guru honorer melakukan aksi unjuk rasa di depan Istana Merdeka Jalan Merdeka Utara Jakarta Pusat untuk menuntut pengesahan Rancangan Peraturan Pemerintah tentang pengangkatan guru honorer menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), Senin.
"Wahai SBY mana janjimu!" teriak mereka yang mengenakan batik Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) itu serentak.
Para pengunjuk rasa mengaku datang dari Jakarta, Bandung, Subang, Cilegon, Lampung, Jambi, Palembang, Medan, Bojonegoro, Makassar, dan beberapa daerah lainnya. Perwakilan dari pengurus PGRI juga turut serta dalam aksi ini.
"Sudah lama perjuangan guru honorer menjadi bagian dari PGRI. Saudara tidak berjuang sendiri, saudara berjuang dengan PGRI, kami ada di tengah saudara karena saudara ada dalam bagian kami," kata Sekretaris Jenderal PB PGRI, Sahiri Hermawan, dalam orasinya.
Menurut Sahiri kepada ANTARA News, pengesahan Rancangan Peraturan Pemerintah ke Peraturan Pemerintah merupakan harga mati.
"Pada tahun 2006 ada PP nomor 48, dua tahun kemudian PP nomor 43, sejak itu terhenti. Seharusnya sekarang ada PP baru," lanjutnya.
Hingga kini, tambah Sahiri, belum ada peraturan yang mengatur cara-cara pengangkatan guru honorer.
"Mereka bekerja dari Senin sampai Sabtu, rata-rata lebih getol (rajin) dari guru yang sudah berstatus PNS," kata Sahiri.
(M047)
Editor: Aditia Maruli
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com