Bengkulu (ANTARA) -  Tiga jari satu harimau Sumatra (Pantera Tigris Sumatrae) terpaksa diamputasi karena sudah membusuk akibat gesekan kawat sling jerat tersebut.

"Petugas kesehatan sebelumnya sudah mengamputasi dua jari harimau sebelah kanan, namun tiga jari sebelah kiri terpaksa dipotong karena sudah membusuk," kata Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu Amon Zamora, Senin.

"Saya baru mendapat informasi dari pos penyelamatan harimau terkena jerat di kawasan Hutan Produksi (HP) Air Rami di Kabupaten Bengkulu Utara, bahwa tim medis melakukan amputasi lagi," katanya.

Amputasi pertama dalam proses penyembuhan, sedangkan tiga jari kirinya mulai membusuk karena dua kaki depan harimau Sumatra itu terkena jerat sekitar, Minggu (12/2).

Tim khusus penyelamatan satwa di wilayah Bengkulu Utara dan Mukomuko menemukan harimau itu, Rabu (15/2) dalam keadaan lemas. Lokasi harimau itu di dalam kawasan hutan rimba.

Ia mengatakan, perjalanan suplai bahan makanan dan obat-obatan itu memerlukan waktu satu hari, karena posko tersebut dijangkau dengan berjalan kaki selama 12 jam dari lokasi parkir kendaraan.

Sigit, petugas di posko tersebut, ketika dihubungi mengatakan,  20 petugas di lokasi sudah kehabisan bahan makanan dan obat-obatan.

"Kami berupaya agar malam nanti tiba di lokasi  karena petugas di sana sudah sangat memerlukan pasokan makanan," ujarnya.
(ANTARA)


Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar