Supir angkot diduga jual gadis remaja
Senin, 20 Februari 2012 18:47 WIB | 1206 Views
Jakarta (ANTARA News) - Seorang ibu rumah tangga, Ag, melaporkan awak mikrolet, Ucok dan Wawan, ke Polda Metro Jaya karena diduga menjual tiga gadis remaja, yakni FN(15), DS (16) dan RS(16) kepada seseorang di Kalijodo, Jakarta Barat.
"Putri saya (FN) pamit mau kerja. Terus tidak pulang ke rumah selama seminggu, dan ada temannya bilang (FN) dijual supir mikrolet," kata Ag usai membuat laporan di Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polda Metro Jaya, Senin.
Ag mengatakan FN keluar rumah sejak Senin (4/2) dengan alasan akan bekerja, kemudian pulang kembali ke rumah, Minggu (13/2).
Ag menyebutkan ketiga gadis di bawah usia itu, biasa mencari uang dengan mengamen di sekitar Kampung Melayu, Jakarta Timur.
Setelah tidak ada kabar, Ag mendapatkan informasi bahwa putrinya itu bekerja sebagai pekerja seks di sebuah kafe di kawasan Kalijodo, Tambora, Jakarta Barat.
Pengacara Ag, Zamzamir menjelaskan kliennya melaporkan supir M-01 jurusan Kampung Melayu-Senen, Ucok dan Wawan berdasarkan nomor : LP TBL/587/II/2012/PMJ/Ditreskrimum dengan Pasal 332 KUHP tentang perdagangan orang.
Zamzamir mengungkapkan kejadian berawal saat para korban mengamen di wilayah Kampung Melayu, selanjutnya Ucok dan Wawan menawarkan ketiganya untuk bekerja di Kalibata, Jakarta Selatan.
"Korban mau, tapi berputar-putar menumpang angkot ternyata dibawa ke Kalijodo," ujar Zamzamir.
Berdasarkan pengakuan, korban dipaksa melayani pria dewasa dengan imbalan sebesar Rp150.000.
Korban FN mengaku sempat melayani tamu sebanyak dua kali selama sepekan di kafe di kawasan Kalijodo tersebut.
Zamzamir mengungkapkan pelaku sempat meminta uang tebusan kepada orang tua korban sebesar Rp200.000 ditambah satu unit telepon selular kepada orang tua korban.
(T014/A011)
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com