Bank Dunia buka pencalonan presiden hingga 23 Maret
Senin, 20 Februari 2012 19:13 WIB | 2444 Views
Bank Dunia (ANTARA News/ist)
Berita Terkait
Jakarta (ANTARA News) - Bank Dunia membuka pencalonan pimpinan lembaga keuangan internasional itu hingga 23 Maret 2012 untuk menggantikan Presiden Robert Zoellick yang akan mundur dari jabatannya per 30 Juni 2012.
Keterangan tertulis Kantor Perwakilan Bank Dunia Jakarta yang diterima di Jakarta, Senin, menyebutkan, pencalonan dapat dilakukan oleh anggota Dewan Eksekutif atau anggota Dewan Gubernur melalui Direktur Eksekutifnya. Seorang calon harus berasal dari salah satu negara anggota Bank Dunia.
Setelah proses pencalonan ditutup, Dewan Eksekutif akan mebentuk daftar berisikan maksimum tiga nama, lalu mempublikasikan daftar tersebut dengan persetujuan ketiga nama yang bersangkutan. Selanjutnya Dewan Eksekutif akan mewancarai ketiga calon dengan harapan bisa mencapai konsensus sebelum pertemuan tahunan musim semi pada April 2012.
Pada 17 Februari lalu, Dewan Eksekutif Bank Dunia bertemu untuk membahas proses pencalonan Presiden Bank Dunia yang baru. Pertemuan berlangsung di bawah pimpinan Dewan Eksekutif, Abdulrahman M Almofadhi.
Dewan Eksekutif menyampaikan apresiasi kepada Robert Zoellick atas kepemimpinan dan prestasinya di Bank Dunia termasuk dalam menyikapi krisis pangan dan keuangan dengan efektif, peningkatan dukungan untuk penanggulangan bencana, negara rapuh, kesetaraan gender, serta adaptasi dan mitigasi perubahan iklim melalui mekanisme pendanaan Dana Perubahan Iklim.
Di bawah Zoellick, Bank Dunia juga berhasil membentuk perusahaan pengelola aset International Finance Corporation, memperkuat suara dan representasi negara berkembang, meningkatkan modal Bank Dunia, dan dua kali mengisi ulang dana perwalian International Development Association yang diperuntukkan bagi masyarakat miskin.
Pada 2011, Dewan Eksekutif Bank Dunia menyetujui proses pencalonan untuk presiden baru. Dewan Eksekutif menggarisbawahi pentingnya proses pencalonan yang berbasis prestasi dan bersifat transparan.
Dewan Eksekutif menyepakati kriteria presiden baru yaitu terbukti memiliki rekam jejak yang kuat sebagai pemimpin, berpengalaman memimpin organisasi besar yang aktif di tingkat internasional dan terbiasa bekerja dengan sektor publik, mampu menjabarkan misi pembangunan Bank Dunia secara jelas, memiliki komitmen dan apresiasi kuat terhadap kerja sama multilateral, dan dapat berkomunikasi secara efektif dan diplomatis, serta menjalan kewajiban seorang presiden secara imparsial dan obyektif.
Sesuai ketentuan Bank Dunia, Presiden Bank Dunia bertuga memimpin staf operasional lembaga dan mengelola berbagai kegiatan Bank Dunia, di bawah arahan Dewan Eksekutif. Presiden bertanggung jawab atas penyusunan, perekrutan dan pemecatan para pejabat dan staf di bawah pengawasan Dewan Eksekutif.
Secara "ex officio", Presiden Bank Dunia bertindak sebagai Ketua Umum Dewan Eksekutif pada kedua daa perwalian Bank Dunia yaitu International Bank for Reconstruction and Development (IBRD) dan International Development Association (IDA).
Presiden Bank Dunia juga bertindak sebagai ketua umum untuk Dewan Eksekutif International Finance Corporation (IFC), Multilateral Investment Guarantee Agency (MIGA), dan Dewan Administratif Centre for Settlement of Investment Disputes (ICSID).
(ANTARA)
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com