Palembang (ANTARA News) - Terjadinya kecelakaan kereta api angkutan batu bara di Simpang Penimur-Niru, Kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan, Minggu (19/2), diduga karena kelalaian petugas.

Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan dan Kereta Api Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumsel, Sudirman di Palembang, kemungkinan tabrakan tersebut karena adanya kelalaian petugas, Selasa.

Namun, lanjut dia, terjadinya kasus tersebut masih dalam penyelidikan pihak Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Kementerian Perhubungan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, tabrakan terjadi antara kereta api pengangkut batu bara dari Lampung dengan kereta Lahat.

Akibat kejadian tersebut, empat orang meninggal dunia masing-masing masinis dan asisten masinis kedua kereta api yang mengangkut batu bara tersebut.

Korban yang meninggal akibat tabrakan itu masing-masing Jaswir, Sunaidi, Ranggi, dan Sajidin.

Lebih lanjut ia mengatakan, sekarang ini pihak KNKT bersama aparat terkait masih menyelidiki terjadinya kasus tabrakan tersebut.

Mudah-mudahan penyebab kejadian tabrakan tersebut dapat diketahui dan diharapkan tidak terulang lagi, kata dia.
(U005)

Editor: Ella Syafputri

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar