Paris (ANTARA News) - UEFA pada Selasa waktu setempat mengumumkan tindakan investigasi terhadap klaim bahwa pemain-pemain berkulit hitam Manchester City mendapat pelecehan rasial dari pendukung Porto, pada pertandingan Liga Eropa pekan lalu.

City mengajukan keluhan pada badan sepak bola Eropa bahwa Mario Ballotelli dan Yaya Toure menjadi target dari lagu-lagu rasial, ketika klub Inggris tersebut menang 2-1 atas sang juara bertahan di Estadio do Dragao, pada Kamis silam, lapor AFP.

"Menyusul keluhan yang diajukan oleh Manchester City, UEFA pada hari ini membuka penyelidikan disiplin terhadap FC Porto atas perilaku tidak pantas dari para pendukung...selama pertandingan pertama babak 32 besar Liga Eropa mereka melawan Manchester City pada pekan lalu," demikian pernyataan yang dimuat di situs resmi UEFA.

"Badan Disiplin dan Pengawasan UEFA akan menangani kasus ini pada 29 Maret."

Mengacu pada kode disiplin UEFA, jika dinyatakan bersalah, Porto beresiko dikenai denda sebesar 20.000 euro, dan dapat mendapat hukuman tambahan berupa mengadakan laga kandang tanpa kehadiran penonton.

Kedua tim akan kembali bertemu untuk menjalani pertandingan kedua di Manchester pada Rabu. (RF/A016)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar