Sejumlah petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan kobaran api saat terjadi kebakaran di Jalan Lambung Mangkurat Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu malam (22/2). (FOTO ANTARA/Amirullah)

Berita Terkait
Samarinda (ANTARA News) - Dua peristiwa kebakaran terjadi di Samarinda, Kalimantan Timur, pada Rabu malam dalam waktu kurang dari dua jam.

Kebakaran pertama berlangsung di Jalan Pangeran Antasari tepatnya di Kelurahan Teluk Lerong Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, sekitar pukul 18.30 Wita.

Kebakaran yang menghanguskan sedikitnya enam rumah toko (ruko) dan sebuah warung makan itu baru bisa dipadamkan pukul 20.00 Wita.

Kebakaran kedua berlangsung di Jalan Lambung Mangkurat sekitar pukul 20.15 Wita.

Hingga kini, ratusan petugas pemadam kebakaran dibantu warga masih terus berupaya memadamkan kobaran api yang menghanguskan belasan rumah tersebut.

Koordinator Lapangan (Korlap) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda, Zakky Anshari ditemui di lokasi kebakaran mengatakan, proses pemadaman kebakaran yang terjadi di Jalan Pangeran Antasari sempat mengalami hambatan akibat belum padamnya aliran listrik di wilayah itu.

"Saat tiba di lokasi kebakaran, kami tidak berani langsung melakukan proses pemadaman sebab saat itu aliran listrik masih menyala. Pemadaman baru bisa dilakukan setelah kami menunggu sekitar lima menit saat aliran listrik dipadamkan," ungkap Zakky Anshari.

Belasan mobil pemadan kebakaran yang dikerahkan ke lokasi akhirnya berhasil memadamkan kobaran api sekitar pukul 20.00 Wita.

"Awalnya, ada informasi jika ada seorang nenek dan anak yang sempat terjebak di dalam ruko yang terbakar namun sejauh ini kami belum bisa memastikan kebenarannya," kata Zakky Anshari.

Informasi yang berhasil dihimpun di lokasi kebakaran menyebutkan, api terlihat mulai berkobar dari penjual burger yang berada persis di depan warung makan di Jalan Pangeran Antasari.

"Selang tabung gas penjual burger itu terlepas kemudian mengenai tabung gas milik penjual nasi goreng yang ada di sebelahnya sehingga api langsung berkobar dan membakar warung nasi yang ada di belakangnya. Selain warung, juga beberapa ruko di antaranya tempat penjualan mebel serta toko obat. Dua motor milik pengunjung warung makan itu juga ikut terbakar," kata seorang saksi mata, Rahman.

Saat petugas pemadan masih berupaya mendinginkan lokasi kebakaran di Jalan Pangeran Antasari, kebakaran kembali melanda kawasan Jalan Lambung Mangkurat.

Api dengan cepat membakar rumah-rumah warga yang terbuat dari kayu di kawasan padat tersebut.

Hingga kini, petugas pemadam kebakaran masih terus berupaya memadamkan kobaran api yang masih membakar rumah-rumah warga.

Kepala sub Bagian Humas Polresta Samarinda, Ajun Komisaris Andi Razak, membenarkan terjadinya kebakaran di dua lokasi di Samarinda tersebut.

"Sejauh ini kami belum bisa memastikan penyebab kebakaran di dua tempat tersebut sebab masih mendata jumlah korban dan rumah yang terbakar," ungkap Andi Razak.
(T.A053/A041)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar