AsiaNet 48439

STOCKHOLM, 22 Februari (ANTARA/PRNewswire-AsiaNet) -
    
     Sebuah penelitian terkontrol plasebo yang hasilnya sama-sama tidak diketahui baik penguji maupun yang diuji (double-blind) atas 494 anak menunjukkan bahwa suplementasi Lactobacillus reuteri Protectis amat mengurangi terjadinya diare. Lactobacillus reuteri Protectis terutama efektif pada anak dengan status gizi rendah. Jenis probiotik lain, yang juga diuji, tanpa efek.

     Rancangan penelitian

     Penelitian double-blind terkontrol plasebo selama enam bulan ini dilakukan di Indonesia dan mengikutsertakan 494 anak sehat berusia satu hingga enam tahun. Anak-anak ini secara acak diberi susu rendah laktosa dengan atau tanpa Lactobacillus casei 431 atau Lactobacillus reuteri DSM17938.

     Hasil utamanya adalah jumlah dan durasi penyakit diare akut. Diare diukur berdasarkan keterangan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), lebih besar dari atau sama dengan 3 longgar / cairan tinja dalam 24 jam, dan sebagaimana seluruh penyakit diare, lebih besar atau sama dengan 2 longgar / cairan tinja dalam 24 jam. Hasil sekunder adalah jumlah dan durasi pernapasan akut infeksi.

     Hasil yang signifikan hanya dengan Lactobacillus reuteri Protectis

     Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejadian seluruh penyakit diare berkurang secara signifikan sebesar 32 persen pada kelompok yang diberikan Lactobacillus reuteri Protectis dibandingkan dengan plasebo. Pada anak dengan status gizi rendah (di bawah tinggi dan berat badan rata-rata untuk kelompok umur) Lactobacillus reuteri Protectis menghasilkan efek yang signifikan dari penjelasan WHO dan seluruh penyakit diare.

     Tak satu pun dari intervensi lain menunjukkan efek yang signifikan dari penjelasan WHO atau seluruh penyakit diare dan tidak ada intervensi yang mempengaruhi kejadian atau durasi infeksi saluran pernapasan akut. Sebuah temuan tambahan dapat mengurangi secara signifikan penggunaan antibiotik dalam Lactobacillus reuteri Protectis yang diberikan pada anak-anak dibandingkan dengan mereka yang diberi placebo.

     Studi ini dilakukan secara independen dari BioGaia [http://www.biogaia.com ] dan hasilnya diumumkan pada siaran pers oleh penelitian makanan NIZO pada tanggal 21 Februari 2012: http://www.nizo.com/news/latest-news/56/bovee

     Studi ini akan dipublikasikan pada Jurnal Pediatrik. Dokter Rina Agustina juga akan mengumumkan hasil tersebut pada International Symposium of Probiotics and Prebiotics in Pediatrics (IS3P) pada tanggal 24 Februari 2012.
    
     - "Hasil-hasil baru dan amat positif dengan Lactobacillus reuteri Protectis menunjukkan penelitian sebelumnya dengan jenis probiotik pada anak dengan diare akut. Sebagaimana jenis probiotik lain yang diuji dalam penelitian ini tidak menunjukkan efek positif, hal ini memperkuat pentingnya menggunakan jenis yang tepat ketika memilih probiotik," ungkap Peter Rothschild, Presiden BioGaia.

     Untuk informasi tambahan silakan hubungi Peter Rothschild, Presiden, telepon: +46-8-555-293-00
     Eamonn Connolly, Wakil Presiden Senior Penelitian, telepon: +46-8-555-293-00
     Tentang perusahaan: http://www.biogaia.com
    
     SUMBER: BioGaia AB

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar