Presiden terima kunjungan menlu Sudan
Kamis, 23 Februari 2012 18:59 WIB | 1647 Views
Terima Menlu Sudan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (kanan) menerima kunjungan kehormatan Menteri Luar Negeri Republik Sudan Ali Ahmed Karti (kiri) di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Kamis (23/2). Kunjungan tersebut dalam rangka meningkatkan hubungan bilateral kedua negara. (FOTO ANTARA/Widodo S. Jusuf)
Berita Terkait
Jakarta (ANTARA News) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima kunjungan kehormatan Menteri Luar Negeri Republik Sudan Ali Ahmed Karti di Kantor Presiden di Jakarta, Kamis, untuk membahas peningkatan hubungan bilateral, terutama kerjasama ekonomi kedua negara.
Hal itu dikemukakan oleh Staf Khusus Presiden bidang Hubungan Internasional Teuku Faizasyah seusai mendampingi Presiden Yudhoyono.
"Harapan Sudan adalah agar Indonesia dapat meningkatkan kerjasama ekonomi yang sudah terjalin selama ini," kata Faiza.
Menlu Sudan, kata Faiza, juga membeberkan situasi terakhir di dalam negeri Sudan pascapemisahan diri Sudan Selatan.
Sementara itu Presiden Yudhoyono saat menerima Menlu Sudan mengatakan bahwa hubungan bilateral kedua negara telah berjalan baik, solid dan terus meningkat.
"Saya ingin mendengar apa yang ingin Menlu sampaikan untuk dapat memperkuat kerjasama kita demi keuntungan bangsa dan negara kita masing-masing," kata Presiden sebelum pertemuan.
Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar 30 menit itu, Menlu Sudan menyampaikan surat yang berisikan pesan dari Presiden Republik Sudan Umar Bashir.
Menurut Faiza, dalam pertemuan itu tidak dijelaskan isi surat tersebut namun pada waktunya akan dijawab.
Dalam pertemuan tersebut Ali Ahmed didampingi oleh Dubes Republik Sudan untuk RI Ibrahim Bushra M. Ali, Direktur Urusan Asia Kemenlu Republik Sudan Sawsan Abdulmajid, dan Wakil Dubes Republik Sudan untuk RI Salih Mohamed Ahmed.
Sementara itu, Presiden didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi, Menteri Luar Negei Marty Natalegawa dan Sekretaris Kabinet Dipo Alam.
(G003/N001)
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com