Tokyo (ANTARA News) - Euro bervariasi di Asia pada Kamis, karena sentimen positif yang dipicu kesepakatan dana talangan baru untuk Yunani memberi jalan untuk berhati-hati di tengah kekhawatiran atas kemampuan Athena melakukan pemotongan yang sangat dibutuhkan.

Menambah kegelisahan pedagang adalah pengumuman Fitch bahwa pihaknya memperkirakan Yunani menjadi gagal bayar (default) pada pembayaran kembali utangnya sementara lebih jauh lagi menurunkan peringkat utangnya.

Mata uang umum diperdagangkan di 1,3259 dolar dan 106,30 yen dalam erdagangan sore di Tokyo, dibandingkan dengan 1,3252 dolar dan 106,41 yen akhir Rabu di New York, demikian AFP.

"Yunani telah mengecewakan dunia begitu banyak sekali pada masalah ini," kata Osao Iizuka, dealer senior di Sumitomo Trust and Banking.

"Jadi kami tetap sangat khawatir pada apakah paket penyelamatan yang disetujui baru-baru ini akan dilaksanakan dengan mulus," katanya kepada Dow Jones Newswires.

Unit Eropa melonjak lebih dari satu sen AS pada Selasa pagi, beberapa menit setelah pengumuman bahwa pemimpin zona euro telah menyetujui paket penyelamatan 237 miliar euro untuk Yunani, sebelum mereda kembali sepanjang hari.

Tetapi pada Rabu, Fitch mengatakan "sangat mungkin" Yunani akan gagal bayar pada utangnya dan menurunkan peringkat utang jangka dua tingkat dari "CCC" menjadi "C", yang berarti itu sekarang di bawah grade spekulatif dan hanya satu tahap di atas formal default.

Selain itu, aktivitas sektor swasta zona euro jatuh kembali pada Februari, setelah kembali ke pertumbuhan pada Januari, sebuah survei menunjukkan, menambah kekhawatiran kawasan itu sedang menuju resesi.

Investor dapat memperhatikan data iklim bisnis Jerman yang akan dirilis kemudian, tetapi dampak apapun akan berumur pendek karena "fokus kami tetap pada Athena," Iizuka menambahkan.

Dolar mempertahankan keuntungan hari sebelumnya, ketika melampaui tingkat 80 yen untuk pertama kalinya dalam lebih dari enam bulan berkat meningkatnya kepercayaan dalam ekonomi AS serta pelonggaran kredit minggu lalu oleh bank sentral Jepang.

Greenback berdiri di 80,16 yen di perdagangan Kamis, dibandingkan dengan 80,29 yen di New York.

Mata uang AS mungkin menuju arah 82,00 yen dalam waktu dekat karena minat beli oleh investor Jepang telah "sangat agresif," kata Mitsuru Sahara, dealer senior Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ.

Perkiraan bahwa Jepang mungkin mulai mencatat defisit transaksi berjalan terus-menerus juga membebani yen, kata Masafumi Yamamoto, kepala strategi valas Barclays Capital di Tokyo.

Dia menambahkan bahwa tanda-tanda ekonomi AS membaik dan kemungkinan bahwa Fed akan lebih lanjut memperlonggar kebijakan moneternya juga telah mendukung dolar.

Dolar menguat terhadap sebagian besar mata uang Asia lainnya, naik menjadi 1.127,90 won Korea Selatan dari 1.124,90 won, menjadi 42,80 peso Filipina dari 42,77 peso, menjadi 1,2576 dolar Singapura dari 1,2569 dolar Singapura, dan menjadi 29,56 dolar Taiwan dari 29,53 dolar Taiwan.

Greenback datar di 9.050,00 rupiah Indonesian, tetapi jatuh menjadi 30,45 baht Thailand dari 30,56 baht.
(A026/S006) 

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar