Partai politik jangan terjebak investasi politik
Kamis, 23 Februari 2012 21:59 WIB | 1100 Views
Gubernur Lemhanas Budi S Soepandji. (FOTO ANTARA/Yudhi Mahatma)
Berita Terkait
Jakarta (ANTARA News) - Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional, Budi S Soepandji, mengimbau agar partai politik tidak terjebak investasi pemberdayaan politik yang berujung pada uang.
"Politisi di partai politik harus memegang prinsip kejujuran dan wawasan kebangsaan," katanya, di Jakarta, Kamis.
Menurut dia, sistem demokrasi yang saat ini berjalan membutuhkan dana yang besar, sehingga dikhawatirkan parpol tidak saja berpikir ideologis untuk kebangsaan. Tapi juga berfikir bagaimana melakukan investasi pemberdayaan terhadap politiknya dan mencari uang untuk mengembalikannya.
"Kondisi ini membuat beberapa kader partai politik terjebak dalam pusaran uang. Sehingga, dinamika politik menjadi dipandang tidak jujur karena background aspirasi lebih karena uang atau ketidakjujuran," kata Soepandji.
Akibatnya, masyarakat tidak akan lagi percaya dengan parpol dan merugikan kader parpol itu sendiri.
"Kejujuran itu sumber keadilan. Prinsip kejujuran ini harus dimiliki oleh seluruh politisi Indonesia kalau mau nanti dipercaya oleh masyarakat," ujarnya.
Kendati demikian, kondisi yang ada saat ini merupakan sebuah proses yang harus dijalani meskipun tidak seperti yang diharapkan.
Sebagai lembaga yang salah satu fungsinya menyiapkan kader-kader calon pemimpin bangsa, Lemhanas pun mencermati masalah ini.
Pemberian penguatan kepada kader-kader politik hanya bersifat pencerahan saja dan menyadarkan seluruh komponen bangsa untuk memegang pada porsinya masing-masing dengan kesungguhan dan kejujuran.
"Ini penting sekali dilakukan agar kader politik ini saat memimpin politiknya pada 2014 mengetahui kaidah-kaidah dan norma-normanya," katanya.
(S037/Z002) Editor: Ade Marboen
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com