Dumai, Riau (ANTARA News) - Berdasarkan data Kementrian PU Pusat, ruas jalan nasional di kota Dumai saat ini mengalami kerusakan sepanjang 10,090 meter atau sekitar 15 persen dari total keseluruhan 59,027 meter.

Koordinator Kementrian Pekerjaan Umum (PU) Wilayah I Sumatera, Simon Ginting, Kamis (23/2), mengatakan, tahun ini diharapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Dumai mengajukan `Detail Enginering Design` (DED) guna mendapatkan kucuran anggaran pembangunan terkait kondisi infrastruktur jalan tersebut.

Selain itu, menurutnya, Pemkot Dumai bersama instansi terkait juga harus melampirkan kondisi riil jalan dan status tanah atau lahan di sekitar lokasi ruas jalan nasional tersebut, agar tidak bermasalah di kemudian hari.

"Kami masih memberi batas waktu sepekan ke depan bagi Pemkot Dumai mengusulkan DED dan kejelasan status lahan di sekitar ruas jalan nasional untuk kepentingan mendapatkan bantuan dana pusat," kata Simon kepada ANTARA.

Ia menambahkan, tahun 2012 ini telah direncanakan kucuran dana perbaikan dan peningkatan infrastruktur sejumlah ruas jalan nasional di pintu masuk kota berkonsep `Pengantin` ini.

Namun, lanjutnya, jika tidak disikapi dengan baik dan cepat oleh Pemkot Dumai, bisa saja akan ditunda di tahun berikutnya.

Secara terpisah, Walikota Khairul Anwar di hadapan manajemen puluhan perusahaan industri di areal Pelindo dan kawasan Lubuk Gaung, mengatakan, selain berharap dari dukungan pendanaan pusat, juga diminta kepedulian perusahaan yang rutin menggunakan akses jalan nasional untuk kepentingan operasional perusahaan.

Dikatakannya, dengan bobot kendaraan angkutan barang yang melebihi kapasitas kemampuan jalan, tentu saja membuat jalan tidak bertahan lama dan menjadi rusak.

Hal ini juga yang menurutnya mendorong Pemkot Dumai mengimbau partisipasi perusahaan untuk bersama-sama peduli dan memperbaiki kondisi jalan tersebut.

"Manfaat dari perbaikan jalan nasional ini adalah untuk kepentingan kita bersama. Jadi pemerintah juga berharap dukungan perusahaan dalam program peningkatan kualitas dan perbaikan jalan ini," kata Walikota.

Dijelaskannya, kondisi ruas jalan nasional yang baik saat ini hanya sekitar 60 persen atau sekitar 30,759 meter.

"Dan jalan dengan kondisi rusak menengah sekitar 18,177 meter atau 25 persen. Ini sekali lagi perlu keperdulian kita semua, agar segera bisa diperbaiki," ujar Khairul Anwar lagi. (M036)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar