Bupati Lombok Timur serahkan 1.044 sertifikat uji kompetensi guru
Jumat, 24 Februari 2012 07:02 WIB | 2480 Views
Mataram (ANTARA News) - Bupati Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat HM Sukiman Azny menyerahkan sebanyak 1.044 sertifikat uji kompetensi guru lulusan tahun 2011.
"Saya meminta suluruh guru yang telah menerima sertifikat uji kompetensi untuk meningkatkan kualitas pengabdiannya dalam rangka meningkatkan mutu memendidik di daerah ini," katanya pada acara penyerahan sertifikat uji kompetensi guru di Selong, Kamis.
Ia mengatakan, ilmu yang diperolah selama Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) yang dilanjutkan dengan uji kompetensi harus sejajar dengan pengabdiannya ditempat tugas masing-masing untuk meningkatkan mutu pendidikan di Lombok Timur.
Sukiman mengatakan, para guru yang telah mengantongi sertifikat harus aktif memberikan bimbingan kepada guru lain yang akan mengikuti sertifikasi agar pada 2014 semua guru di Lombok Timur sudah menyandang predikat guru professional.
"Tahun 2014 semua guru di Lombok Timur kita harapkan sudah menyandang status guru profesional apabila semua tenaga pendidik yang akan mengikuti sertifikasi sesuai dengan kuota yang ada harus lulus semuan," katanya.
Dia mengatakan, sebagai seorang tenaga pendidik pada diri seorang guru tersimpan amanah yang besar terutama setelah mengantongi sertifikat uji kompetensi, karena setidaknya harus menguasai empat kompetensi.
"Sebagai pendidik, seorang guru harus menguasai empat komptensi, yakni komptensi mendidik, kepribadian, , professional dan kompetensi sosial yang semuannya itu memiliki keterkaiatan yang tidak boleh dipisahkan satu sama lainnya.
Menurut dia, untuk melihat kinerja para guru yang telah mengantongi sertifikat itu akan dilakukan penilaian kinerja dengan mengevaluasi kemampuan guru dalam mengjar apakah telah memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan atau tidak.
"Kalau dari hasil penilaian tim kinerja dan evaluasi tersebut nantinya banyak guru yang tidak sesuai dengan amanah sertifikasi atau kualitas mengajarnya rendah, maka tentu konsekwensinya, akan dihentikan pembayaran tunjangannya," kata Sukiman.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Lombok Timur H Syamsuhaidi mengatakan, program sertifikasi merupakan salah satu upaya meningkatkan profesionalisme guru.
Menurut dia, Kabupaten Lombok Timur hingga kini telah telah melaksanakan sertifikasi guru yang keenam, mulai 2006 hingga 2011, dengan jumlah guru yang sudah mengantongi sertifikat uji kompetensi sebanyak 3.260 orang dari total jumlah guru di daerah ini sebanyak 7. 479 orang.
"Sertifikat yang diserahkan saat ini adalah guru yang lulus sertifikasi tahun 2011 sebanyak 1.044 orang yang berasal dari 20 kecamatan di Lombok Timur," kata Syamsuhaidi.
Dia mengatakan, para guru yang masuk dalam kuota sertifikasi kini sedang dalam proses penilaian yang dilakukan dengan sistim online, namun sebelumnya pemutahiran data untuk mengurangi kemungkinan adanya kesalahan.
Karena itu Syamsuhaidi meminta para guru untuk memperbarui data yang diperlukan, karena kalau tidak cermat dalam memberikan data, yang akan rugi adalah guru yang bersangkutani.
"Pada 2012 Kabupaten Lombok Timur mendapat kuota sertifikasi guru sebanyak 1.640 orang, namun akan dilakukan seleksi melalui tes kompetensi sebelum mengikuti tahapan selanjutnya," kata Syamsuhaidi. (M025/Z002)Editor: B Kunto Wibisono
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com