Jakarta (ANTARA News) - Indeks Harga Saham Gabungan Bursa Efek Indonesia, Jumat, dibuka melemah tipis 0,31 poin dipicu oleh data makro Eropa yang negatif.

IHSG BEI dibuka turun 0,31 poin atau 0,01 persen ke posisi 3.958,49. Indeks 45 saham unggulan (LQ45) melemah 0,08 poin atau 0,01 persen ke posisi 684,89 poin.

"Pelemahan indeks BEI dipengaruhi oleh melemahnya data makro ekonomi Eropa," kata analis Panin Sekuritas, Purwoko Sartono di Jakarta, Jumat.

Ia menambahkan, IHSG juga tertekan oleh sentimen negatif dari rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi sehubungan dengan terus merambat naiknya harga minyak mentah dunia.

"Gubernur BI menyatakan jika harga BBM bersubsidi dinaikkan lebih dari Rp1.000 per liter, angka inflasi tahun ini akan melampaui proyeksi BI 5,5 persen," kata dia.

Ia memperkirakan, IHSG diproyeksikan akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah terbatas pada kisaran "support-resistance" di level 3.928-3.981 poin.

"Kami melihat saham sektor konsumsi, semen, dan konstruksi masih cukup menarik untuk perdagangan jangka pendek, ujar dia.

Ia merekomendasikan beberapa saham diantaranya, Japfa Comfeed (JPFA), Gudang Garam (GGRM), Semen Gresik (SMGR), PTPP, Panin Financial (PNLF).

Bursa regional diantaranya indeks Hang Seng melemah 41,84 poin (0,20 persen) ke level 21.339,15, indeks Nikkei-225 naik 5,56 poin (0,06 persen) ke level 9.601,13 dan Straits Times melemah 0,86 poin (0,03 persen) ke level 2.967,48.

(KR-ZMF/B008)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar