Seluruh kabupaten harus dirikan Pasar Tani
Jumat, 24 Februari 2012 19:42 WIB | 1644 Views
Suswono. (ANTARA/Andika Wahyu)
Berita Terkait
Garut (ANTARA News) - Menteri Pertanian, Suswono, menyatakan bahwa seluruh kabupaten di Indonesia harus mendirikan Pasar Tani untuk memberikan keuntungan cukup besar kepada petani, karena dapat menjual produk hasil buminya langsung ke konsumen.
"Baru 18 provinsi atau 37 kabupaten yang mendirikan Pasar Tani. Saya minta agar pemerintah daerah memunculkan pasar-pasar tani. Saya harap setiap tahun muncul pasar tani," katanya saat menghadiri peresmian Pasar Tani di Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat.
Keberadaan Pasar Tani, kata Suswono, sebagai tempat transaksi jual beli sehingga dapat memutuskan rantai perdagangan yang seringkali menimbulkan kerugian bagi petani.
Menurut dia, Pasar Tani sudah jelas memberikan keuntungan kepada petani ketika menjual hasil taninya langsung kepada konsumen tanpa melalui perantara atau bandar yang seringkali memainkan harga.
"Saya harapkan ini bisa berkembang. Kalau ini bisa dikembangkan setiap kabupaten, maka petani bisa diuntungkan," katanya.
Ia mengungkapkan, Pasar Tani merupakan terobosan baru dalam pemasaran hasil tani yang saling menguntungkan di antara petani maupun masyarakat sebagai konsumen.
Banyak keluhan dari para petani tidak bisa mendapatkan keuntungan harga yang bagus dengan alasan sudah dikendalikan pedagang atau tengkulak, ujarnya.
Bahkan, masyarakat sebagai konsumen seringkali dirugikan karena harga jual dari para pedagang seringkali menjadi mahal.
Salah satu contoh yang merugikan harga jual terhadap konsumen, kata Suswono, seperti kenaikan harga cabe di Jakarta yang mencapai Rp100 ribu per kilogram, sementara di Sukabumi yang dijual petani hanya Rp20.000, padahal jarak Jakarta dengan Sukabumi cukup dekat.
"Pasar Tani bisa menjembatani itu, petani bisa menjual produk langsung tanpa perantara ke konsumen," katanya. (*)
Editor: Priyambodo RH
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com