Merak (ANTARA News) - PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan Indonesia Ferry Cabang Merak mengoperasikan 27 kapal roll off roll on atau roro untuk mengangkut penumpang dan kendaraan menuju Pelabuhan Bakauheni atau sebaliknya.

"Selama ini penyeberangan Merak-Bakauheni relatif normal dan tidak terjadi penumpukan kendaraan truk," kata Pelaksana Harian Manajer Operasional PT ASDP Indonesia Cabang Ferry Merak Didi Yuliansyah di Merak, Jumat.

Ia mengatakan sejak sore kondisi pelabuhan Merak tampak sepi dan tidak terjadi penumpukan angkutan mulai dermaga I sampai V.

Semua penumpang dan kendaraan langsung bisa diseberangkan ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung tanpa antrean angkutan.

Jumlah kapal yang beroperasi 27 armada dan sampai malam ini bisa mencapai 45 trip pelayaran Merak-Bakauheni.

Didi menyebutkan, beberapa hari terakhir kondisi cuaca di perairan Selat Sunda bagian utara normal dan tidak berbahaya bagi pelayaran.

Diprakirakan tinggi gelombang 1,3 meter dan kecepatan angin 20 kilometer per jam.

Dengan begitu, kata dia, waktu tempuh pelayaran dari Merak menuju Bakauheni atau sebaliknya hanya berkisar dua sampai 2,5 jam.

Selain itu, juga kapal yang bersandar hanya satu jam langsung diberangkatkan karena cuaca Selat Sunda umumnya normal.

Menurut dia, selama dua pekan terakhir kondisi Pelabuhan Merak tidak terjadi penumpukan truk ekspedisi yang akan menuju Pelabuhan Merak.

Bahkan, kantong parkir Pelabuhan Merak tampak sepi dan semua kendaraan yang masuk ke dermaga bisa diseberangkan menuju Bakauheni, Lampung.

Selama ini, kata dia, pelayaran normal dan tidak ada peningkatan pengiriman barang ke Sumatera.

Ia menjelaskan, dari 27 kapal tersebut diperkirakan mengangkut sekitar 5.500 kendaraan dan 25.000 penumpang diseberangkan dari Merak menuju Bakauheni.

Namun, kata dia, kemungkinan akhir pekan akan terjadi kenaikan penumpang maupun kendaraan.

"Saya menjamin penyeberangan relatif normal hingga akhir pekan dan tidak akan terjadi penumpukan kendaraan," katanya.

(KR-MSR/M008)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar