Padang (ANTARA News) - Irman Gusman RI mengatakan saat ini akan fokus pada jabatan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dan memperkuat peran lembaga tersebut, daripada menanggapi beberapa pihak yang mendorongnya agar maju ke pencalonan presiden pada pemilu 2014.

Salah satu tugas yang akan dituntaskan adalah memperkuat peran dan kewenangan DPD sehingga fungsinya menjadi lebih kuat, kata dia di Padang, Jumat malam.

Ia mengatakan hal itu usai acara Syukuran 50 Tahun dan Bedah Buku Otobiografi Irman Gusman di Hotel Basko Padang.

Irman menyatakan tidak menduga acara tersebut akan mengerucut menjadi diskusi yang mendorong agar mempersiapkan diri sebagai salah seorang calon presiden pada 2014 dari Sumatera Barat.

Jika bicara soal kesiapan ia mengaku siap namun untuk saat ini akan lebih fokus melaksanakan tugas sebagai ketua DPD.

Terkait beberapa partai politik yang mulai mengelus namanya untuk kepencalonan presiden, ia mengatakan hal itu adalah hak partai dan mereka punya mekanisme sendiri.

"Biarkan partai menentukan dan saat ini saya akan tetap fokus bekerja sebagai ketua DPD RI," kata dia.

Pada bagian lain ia menyatakan, siapa saja dapat menjadi calon presiden selagi memenuhi syarat dan prosedur.

Tidak ada batasan bagi seseorang untuk mencalonkan diri sepanjang memenuhi syarat yang ditetapkan undang-undang, kata dia.

Menurut dia, perkembangan demokrasi di Tanah Air telah memberi ruang yang lebih besar kepada seluruh masyarakat untuk berkiprah di dunia politik.

Ia tidak pernah berpikir dan membayangkan akan menjadi salah satu pemimpin lembaga tinggi negara sebagaimana saat ini yang merupakan salah satu bentuk kemajuan demokrasi di Tanah Air.

Ia mengatakan, salah satu produk reformasi adalah hadirnya DPD yang bertugas utama melakukan koreksi kebijakan yang masih bersifat sentralistik.

Salah satu persoalan yang menjadi tanggung jawab DPD sebagai wakil dari daerah yaitu memperkecil kesenjangan antara satu wilayah dengan yang lain sehingga tercipta pemerataan pembangunan, kata dia.

Dikatakannya, semua warga masyarakat Indonesia harus memiliki akses dan peluang yang sama di bidang politik, ekonomi dan lainnya sehingga tidak ada lagi ketimpangan antara pusat dan daerah.  (IWY/A013)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar