Selasa, 23 September 2014

Polda Metro waspadai potensi penimbunan BBM

Selasa, 6 Maret 2012 15:10 WIB | 2.268 Views
Polda Metro waspadai potensi penimbunan BBM
Petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar untuk Umum (SPBU) di Jakarta, melayani warga yang melakukan isi ulang bahan bakar. (ANTARA/M Agung Rajasa)
Jakarta (ANTARA News) - Petugas jajaran Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) akan mewaspadai potensi penimbunan bahan bakar minyak (BBM) menyusul rencana pemerintah menaikkan harga.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto di Jakarta, Selasa, mengatakan petugas kepolisian akan meningkatkan pengawasan terhadap potensi penimbunan BBM yang dilakukan penjualan eceran, hingga melibatkan oknum pekerja stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Rikwanto berjanji pihaknya akan menindak tegas dan memproses hukum para penimbun BBM, karena  termasuk kategori tindak pidana.

Pelaku penimbunan BBM dapat dijerat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang minyak dan gas, serta Pasal 480 KUHP tentang penadahan dengan ancaman hukuman penjara empat tahun.

Selain itu, Polda Metro Jaya bersama jajaran siap mengamankan aksi unjukrasa sekelompok massa yang menolak kebijakan kenaikan harga BBM bersubsidi yang rencananya akan diberlakukan pada awal April 2012.

Petugas Polda Metro Jaya masih menganalisa rencana sekelompok massa yang akan menggelar unjukrasa menolak kenaikan harga BBM bersubsidi. Namun, petugas kepolisian belum menerima informasi pemberitahuan rencana aksi dari kelompok massa.
(T014/R010)

Editor: Heppy Ratna

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga