Rabu, 3 September 2014

Tanri Abeng : tujuh syarat capres Indonesia

Selasa, 13 Maret 2012 00:21 WIB | 2.655 Views
Tanri Abeng : tujuh syarat capres Indonesia
Tanri Abeng (FOTO ANTARA/Regina Safri)
Jakarta (ANTARA News) - Mantan menteri Pendayagunaan BUMN Tanri Abeng menilai ada tujuh syarat calon presiden Indonesia yang dibutuhkan saat ini, yaitu bersih, cerdas, kompeten, komunikatif, berani, berkomitmen, dan peduli.

"Permasalahan bangsa saat ini tergantung pada siapa yang bertanggung jawab, yaitu eksekutif selaku pemimpin bangsa, untuk itu dibutuhkan pemimpin dengan syarat seperti itu," kata Tanri yang menghadiri sebuah acara diskusi bertema "Reformasi Birokrasi" di kediaman Ketua DPD RI, Irman Gusman, di Jakarta, Senin malam.

Tanri mengatakan jika syarat itu dirangkum dalam bahasa Inggris maka akan menjadi "7C" yaitu "clean, clever, competent, communicative, courageous, committed, and care."

"Cerdas tidak selalu bisa diandalkan, artinya kompetensi tersebut harus terukur melalui pengalaman dan keahlian yang dimiliki," kata mantan presiden direktu sejumlah perusahaan swasata itu.

Menurut Tanri, keberanian serta ketegasan seorang pemimpin ("courage") dibutuhkan dalam proses pengambilan keputusan yang sulit, sehingga hal itu akan sejalan dengan komitmen pribadi yang telah dibuat pemimpin bangsa.

Selain itu, Tanri mengatakan tentunya pemimpin yang baik adalah yang peduli dan peka terhadap rakyatnya, sehingga mampu menempatkan diri dalam berbagai persoalan yang juga dirasakan rakyat.

"Namun sayangnya saat ini sulit sekali mencari figur seperti itu," katanya.

Tanri juga mendukung upaya reformasi birokrasi yang tengah dilakukan di semua lini pemerintahan karena perampingan organisasi pemerintahan dinilai akan meningkatkan produktifitas dan juga memberikan dampak positif terhadap pembelanjaan negara di sektor belanja pegawai.

"Dulu waktu saya membentuk kementerian BUMN hanya mulai dengan 200 orang, sekarang satu Direktorat Jenderal saja bisa melampaui 200 orang jumlah karyawannya," katanya. (P012)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga