Jumat, 31 Oktober 2014

Pekanbaru berpotensi dilanda puting beliung

| 1.808 Views
id puting beliung, pekanbaru, bmkg
Pekanbaru berpotensi dilanda puting beliung
puting beliung (FOTO ANTARA/Basrul Haq)
Angin puting beliung ini berpotensi terjadi di sejumlah titik di Kota Pekanbaru pada malam hari ini. Kemungkinan terjadi di atas pukul 19:00 WIB
Pekanbaru (ANTARA News) - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Pekanbaru memprediksi beberapa titik wilayah di Pekanbaru berpeluang dilanda puting beliung.

Analis BMKG Stasiun Meteorologi, Slamet Riyadi, di Pekanbaru, Kamis, mengatakan potensi kemunculan puting beliung pada malam hari ini disebabkan berbagai gangguan termasuk terbentuknya daerah tekanan rendah di Filipina.

"Daerah tekanan rendah ini kemudian menyedot awan-awan yang harusnya menghasilkan hujan di sebagian besar wilayah Sumatera, khususnya Sumatera bagian tengah termasuk Riau," katanya.

Ia menjelaskan kondisi ini yang kemudian menyebabkan terjadinya peningkatan suhu udara hingga berada di atas normal. Peningkatan temperatur menyebabkan terjadinya pembentukan awan hujan di senja, hingga menghasilkan hujan disertai angin kencang pada malam hari.

"Panas yang sedemikian, kemudian disulut dengan posisi matahari yang saat ini tengah berada di garis khatulistiwa atau ekuator, menyebabkan terik yang begitu panas," ujarnya.

Menambahkan penjelasan Slamet, Marzuki yang juga Analisis BMKG Stasiun Meteorologi Pekanbaru mengatakan sebelumnya angin puting beliung juga melanda sebagian wilayah Provinsi Riau termasuk Pekanbaru.

"Pada saat angin kencang atau puting beliung melanda wilayah Riau, pada tanggal 17 Maret 2012, terjadi hujan lebat dan petir yang disertai angin kencang, bahkan tercatat dari hasil pengamatan kecepatan angin yang rata-rata diatas 57 knots," ujarnya.

Akibat dari peristiwa alam itu, satu orang dilaporkan tewas serta puluhan rumah dan bangunan fasilitas umum milik pemerintah mengalami kerusakan ringan hingga berat.
(KR-FZR/F002)

Editor: Heppy Ratna

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga