Sabtu, 20 Desember 2014

Sumbar bahas UMR setelah kenaikan harga BBM

| 4.666 Views
id umr, buruh, sumbar
Sumbar bahas UMR setelah kenaikan harga BBM
Unjuk Rasa Buruh Sejumlah buruh dari berbagai serikat buruh yang tergabung dalam Gerakan Buruh Berjuang (Gerbang) membawa poster, saat berunjuk rasa menuntut revisi upah minimum kabupaten/kota (UMK).(FOTO ANTARA/R. Rekotomo) ()
Padang (ANTARA News) - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat akan membahas tingkat upah minimal regional (UMR) di daerah itu, setelah melihat dampak dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang direncanakan pemerintah pusat awal April 2012.

Hingga kini kita belum membahas tingkat UMR Provinsi Sumbar terkait rencana kenaikan BBM, karena harus dilihat dulu sejauh mana dampaknya terhadap pekerja dan buruh, kata Asisten II Bidang Perekonomian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar Syafrial di Padang, Kamis.

Dampak kenaikan harga BBM terhadap kondisi pekerja tentu baru terlihat setelah rencana pemerintah itu dilakukan yakni mulai awal April 2012, untuk itu pembahasan UMR juga akan ditentukan setelah harga BBM naik, tambahnya.

Jika nanti ada pengaruh besar terhadap pekerja dan buruh, maka Pemprov Sumbar perlu memanggil Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan perwakilan pekerja untuk membahas kondisi itu, katanya.

Selain itu, juga dipertimbangkan penyaluran bantuan tunai sementara masyarakat (BTSM) yang diberikan pemerintah sebagai kompensasi kenaikan harga BBM.

Apakah para pekerja dan buruh atau keluarganya termasuk golongan masyarakat penerima bantuan tersebut, dan sejauh mana bantuan itu dapat mengurangi beban keluarga pekerja, tambahnya.

Selain itu, pembahasan tingkat UMR juga setelah melihat pengaruh kenaikan harga-harga kebutuhan pokok sebagai dampak naiknya harga BBM.

Jika kenaikan harga-harga kebutuhan pokok menyebabkan tekanan kepada pekerja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, maka perlu dipertimbangkan kembali tingkat UMR provinsi, katanya.

Ia menyebutkan, karena kondisi-kondisi itu baru dapat dilihat dampaknya setelah harga BBM naik, maka saat ini Pemprov Sumbar belum membahas dampaknya pada tingkat UMR.

Kesimpulannya, UMR akan dibahas lebih lanjut setelah kenaikan BBM diberlakukan dengan pertimbangan dampak-dampaknya terhadap berbagai termasuk kondisi dan kesejahteraan pekerja, tambahnya. (H014/Z002)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga