Minggu, 31 Agustus 2014

Mantan walikota Kendari sakit jantung jelang eksekusi

Senin, 2 April 2012 14:32 WIB | 1.096 Views
Kendari (ANTARA News) - Terpidana korupsi mantan Walikota Kendari Masyhur Masihe Abunawas (62) tidak memenuhi panggilan eksekusi dari kejaksaan dengan alasan sedang menjalani perawatan karena sakit jantung.

Menurut Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Kendari Arifuddin di Kendari, Senin, terpidana menyerahkan surat keterangan dokter sebagai bukti.

"Jaksa penuntut menerima alasan sakit dari terpidana namun tetap akan melakukan pengecekan dimana yang bersangkutan menjalani perawatan," kata Arifuddin.

Atas permohonan kasasi dari jaksa penuntut Kejaksaan Tinggi Kendari, Hakim Mahkamah Agung RI memvonis Masyhur, walikota Kendari selama dua periode, dengan pidana penjara 18 bulan kurungan.

Putusan Mahkamah Agung RI tersebut, katanya, sudah berkekuatan hukum tetap sehingga jaksa penuntut wajib melaksanakan putusan tersebut.

Pada pengadilan tingkat pertama di Pengadilan Negeri Kendari, hakim menjatuhkan vonis bebas pada Masyhur yang didakwa menerima gratifikasi berupa kendaraan roda empat serta tanah dan bangunan serta merugikan keuangan negara sampai Rp2 miliar.

Jaksa penuntut kemudian mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung RI.(S032)



Editor: Maryati

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca