Selasa, 16 September 2014

4 dari 5 penyelundup narkotika naik Air Asia

Kamis, 12 April 2012 13:11 WIB | 1.520 Views
Batam (ANTARA News) - Lebih 80 persen penyelundupan narkotika yang bertransportasi melalui udara menumpang pesawat maskapai milik Malaysia Air Asia.

"Dari 21 penangkapan penyelundupan lewat udara, cuma dua melalui penerbangan selain Air Asia," kata Kasubdit II Narkoba Mabes Polri Kombes Pol Siswandi usai koordinasi dengan Polisi Malaysia di Batam, Kamis.

Ia mengatakan di Kuala Lumpur Malaysia, maskapai penerbangan Air Asia memiliki bandara sendiri yaitu LCCT (Low Cost Carrier Terminal) Airport. Berbeda dengan pelayanan dari maskapai penerbangan lain seperti Batavia Air dan lainnya yang lepas landas dan dan mendarat di Kuala Lumpur International Airport (KLIA).

Menurut dia, tidak seperti di KLIA, pemeriksaan di LCCT relatif lebih longgar karena tidak dilengkapi sejumlah perlengkapan.

Kelonggaran itu yang dimanfaatkan oleh penyelundup narkotika untuk menerbangkan narkotika ke Indonesia.

Selain karena pemeriksaan di LCCT lebih longgar menurut dia, penerbangan Air Asia juga lebih banyak ke Indonesia dibanding maskapai lain. Air Asia, kata dia, melayani penerbangan dari Kuala Lumpur ke berbagai daerah.

Senior Assistant Commisioner Polisi Diraja Malaysia Zakaria bin Sudin membenarkan informasi tersebut.

"Kami tidak nampik, ada yang diselundupkan ke Indonesia. Datang dari Malaysia menggunakan Air Asia," kata dia.
(ANTARA)

Editor: Ella Syafputri

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga