Kamis, 23 Oktober 2014

Julian Assange rahasiakan bintang tamu acara TV-nya

| 1.525 Views
id Penemu Wikileaks, Julian Assange
Julian Assange rahasiakan bintang tamu acara TV-nya
Pendiri situs web Wikileaks Julian Assange. (FOTO REUTERS/Luke MacGregor)
Rusia (ANTARA News) - Penemu Wikileaks Julian Assange masih merahasiakan bintang tamu yang akan tampil dalam acara bincang-bincang televisi barunya di Rusia Today pada 17 April, kata stasiun televisi berbahasa Inggris yang didanai Kremlin itu pada Jumat.

Assange, yang menjalani tahanan rumah di Inggris dan berjuang menolak ekstradisi ke Swedia untuk penyidikan kasus dugaan pelecehan seksual, membuat acara televisi "The World Tomorrow" dari Inggris.

Rusia Today (RT) mengatakan dalam sebuah berita bahwa mereka tidak akan menerbitkan daftar tamu sebelum acara, namun menegaskan bahwa wawancara pertama akan terbukti merupakan hal yang kontroversial.

`Kami tidak ingin membunuh rasa ingin tahun dengan mengungkapkan nama bintang tamu terlebih dahulu," kata pemimpin redaksi RT Margarita Simonyan.

`Tapi saya tidak meragukan bahwa bintang tamu khusus ini dan sesi wawancara ini akan memunculkan seruan penghentian acara kami dari kelompok hawkish yang hanya memiliki sedikit rasa hormat pada kebebasan berekspresi," katanya.

Assange mengatakan dalam sebuah pernyataan di Australia bahwa ia akan berbincang-bincang dengan orang-orang `yang biasanya tidak mengemukakan pendapatnya di televisi. Atau dengan kata lain apa yang akan mereka katakan kepada saya tidak akan pernah dapat mereka katakan pada jaringan televisi pada umumnya."

Acara baru Assange itu akan ditayangkan secara simultan dari Moskow dan Washington DC, dalam bahasa Inggris, Arab dan Spanyol.

Assange mengatakan 17 April menandai hari ke-500 penolakan perusahaan keuangan seperti Visa, Mastercard dan Paypal untuk bekerja sama dengan Wikileaks setelah ia menerbitkan rahasia kabel diplomatik Amerika Serikat pada penghujung 2010. Pemblokiran itu telah

melumpuhkan kemampuan organisasi tersebut guna mendanai dirinya sendiri dan melanjutkan pekerjaannya, demikian Reuters.
(Uu.G003/H-RN)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga