Kamis, 18 Desember 2014

Rupiah awal pekan menguat tipis lima poin

| 1.224 Views
id rupiah menguat, nilai tukar mata uang
Rupiah awal pekan menguat tipis lima poin
Mata uang rupiah. (ANTARA/Ismar Patrizki)
Mata uang rupiah yang menguat terhadap dolar AS salah satunya dipicu dari nilai tukar euro yang juga berada dalam area positif"
Jakarta (ANTARANews) - Nilai tukar mata uang rupiah yang ditransaksi antarbank di Jakarta Senin sore bergerak menguat tipis sebesar lima poin menjadi Rp9.170 dibanding posisi sebelumnya Rp9.175 per dolar AS.

"Mata uang rupiah yang menguat terhadap dolar AS salah satunya dipicu dari nilai tukar euro yang juga berada dalam area positif," kata analis dari Monex Investindo Futures Ariston Tjendra hari ini di Jakarta.

Ia mengemukakan, euro menuai dukungan dari pernyataan G20 yang berkomitmen kuat untuk membantu meningkatkan sumber daya pendanaan dana moneter internasional (IMF) menjadi lebih dari 400 miliar dolar AS guna menangani krisis utang Eropa.

"Kecemasan atas kenaikan yield Spanyol berhasil diredakan oleh kuatnya data Jerman dan IMF, kondisi itu memberi sentimen positif rupiah terhadap dolar AS," katanya.

Ia mengatakan, solidnya hasil bisnis Jerman pada bulan April, mampu meredam sejenak kekhawatiran atas kondisi fiskal Spanyol dan ketidakpastian seputar pemilihan presiden Perancis hari Minggu.

Ia menambahkan, memburuknya data klaim pengangguran mingguan AS mendorong pelemahan dolar AS. Pekan lalu data klaim pengangguran kembali menunjukkan tren negatif.

Selain itu, lanjut dia, data penjualan rumah dan data indeks manufaktur AS, juga mengalami penurunan. Dengan hasil itu, pelaku pasar mulai meragukan kestabilan pemulihan ekonomi di AS.

"Pekan ini, isu utama masih seputar tingkat imbal hasil obligasi Spanyol dan Italia, kemudian hasil kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat. Keduanya masih menjadi motor pergerakan di pasar keuangan global," ujar dia.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada, Senin (23/4) tercatat mata uang rupiah tidak bergerak nilainya atau stagnan di posisi Rp9.184 per dolar AS.
(ANTARA)



Editor: Fitri Supratiwi

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga